Mengenal Keunikan Rasa Kecombrang, Bumbu Khas Nusantara
- 20 Okt 2024 08:15 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Kecombrang adalah bunga yang digunakan untuk menghasilkan cita rasa asam pada masakan. Tanaman ini memiliki warna merah muda yang di beberapa daerah, Kecombrang menjadi bahan masakan yang sering ditemui. Bahan masakan ini ternyata terkenal di beberapa wilayah di nusantara, juga beberapa negara juga menyukai kecombrang dengan berbagai nama lain. Bunga kecombrang memiliki nama lain, seperti di Sunda orang menyebutnya honje, sedang orang Medan mereka menamainya kincung.
Sedangkan orang barat menyebut tanaman ini torch ginger atau torch lily karena warna bunganya yang merah mempesona. Beberapa orang juga menyebutnya porcelein rose mengacu pada keindahannya.
Kecombrang [Etlingera elatior] adalah tumbuhan rempah yang sangat bermanfaat untuk masakan, seperti dijadikan bahan sambal, pecel, dan lainnya. Selain sebagai bumbu masakan, masyarakat tradisional juga memanfaatkan buahnya untuk mengobati sakit telinga dan daunnya untuk membersihkan luka. Daun kecombrang yang dikombinasikan dengan tanaman aromatik dapat dimanfaatkan sebagai penghilang bau badan.
Hasil penelitian Sofa Farida dan Anshary Maruzy yang terbit di Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, berjudul Kecombrang [Etlingera elatior]: Sebuah Tinjauan Penggunaan Secara Tradisional, Fitokimia dan Aktivitas Farmakologinya 2016, dijelaskan bahwa tanaman asli Indonesia ini mengandung senyawa beragam.
Pada rimpangnya terkandung saponin, tanin, sterol dan terpenoid. Sedangkan di bagian daun dan bunga mengandung senyawa flavonoid, kaemferol, dan kuersetin. Senyawa yang ditemukan tersebut memberikan manfaat besar bagi manusia.
Selain itu, kandungan senyawa flavonoid hampir terdapat pada semua bagian tumbuhan ini termasuk buah, akar, daun dan kulit luar batang, yang khasiatnya sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus, antiradang, antialergi, dan antikanker.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....