Dorong Pariwisata Muna, Edwin Permadi Ajak Warga Sultra Kunjungi Liang Kobori

  • 02 Mei 2026 18:19 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Muna - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, melakukan kunjungan wisata ke Gua Liang Kobori di Kabupaten Muna guna melihat langsung situs sejarah yang memiliki lukisan purba tertua di dunia, Jum’at, 3 Mei 2026.

Dalam kunjungannya, Edwin menyatakan kekagumannya terhadap kekayaan budaya dan alam di Muna yang menurutnya merupakan paket wisata komplit.

"Ini luar biasa sekali. Saya alhamdulillah karena ada di Sultra, di sini ada salah satu situs sejarah yang katanya tertua di dunia. Sangat rugi sekali kalau tidak bisa datang ke sini, melihat gua yang katanya ada lukisan tertua di dunia." Ujar Edwin

Selain Liang Kobori, ia juga mengunjungi sejumlah destinasi unggulan lainnya seperti Puncak Wakila, Danau Napabale, hingga Danau Ubur-ubur.

Edwin berharap agar situs sejarah seperti Liang Kobori harus terus dilestarikan dan dipromosikan melalui berbagai kegiatan agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung.

Ia menyayangkan jika masyarakat Sulawesi Tenggara sendiri belum mengunjungi situs yang sudah sangat dikenal oleh wisatawan mancanegara tersebut.

Selain sektor pariwisata, fokus utama kunjungan Kepala BI Sultra ini adalah meninjau perkembangan UMKM tenun lokal, khususnya Tenun Masalili.

"Jadi selain ada tempat budayanya, ini sejarah, terus ada kebudayaan seperti kain-kainnya itu luar biasa sekali. Jadi paket komplit. Sayang banget kalau kita tidak datang ya." Tambahnya

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus membina para perajin tenun agar produk lokal Muna dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Edwin menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelenggarakan lomba desain tenun yang salah satu pesertanya berasal dari mitra binaan di Masalili.

Karya-karya terbaik tersebut nantinya akan dibawa untuk dilombakan kembali di tingkat kawasan Timur Indonesia di Mataram, hingga menuju tingkat nasional di Jakarta.

Jika berhasil di tingkat nasional, Bank Indonesia berencana membawa produk tenun Masalili untuk tampil di panggung fashion internasional.

"Kami di sini punya binaan, mitra. Bagaimana kami membina supaya kain-kain khususnya Tenun Masalili itu bisa kita bawa ke pentas nasional, bahkan kalau bisa ke internasional. Itu salah satu sumbangsih kami di Bank Indonesia untuk mendorong budaya."

Upaya ini merupakan salah satu sumbangsih BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor budaya dan ekonomi kreatif.

Edwin berharap sinergi antara pengembangan pariwisata sejarah dan pemberdayaan UMKM dapat menjadi penggerak ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Muna.

Kunjungan ini juga dimanfaatkan Edwin untuk menikmati masa libur panjang (long weekend) melihat potensi wisata daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....