false
IN
KBRN, Kendari : Dalam acara Pabbalu UMKM yang disiarkan oleh RRI Pro 4 Kendari pada Jumat, 17 Januari 2025, Husnul Hatimah, Owner dari Cenul, berbagi pengalaman dan strategi bisnisnya dalam mengembangkan usaha kripik pisang dengan berbagai varian rasa. Dalam wawancara dengan Wulandasary, Husnul mengungkapkan berbagai tantangan dan solusi yang dihadapinya dalam menjalankan bisnis UMKM di Kendari.
Husnul Hatimah memulai usaha Cenul dengan menawarkan kripik pisang yang unik dan inovatif. "Awalnya, saya melihat potensi pisang sebagai bahan makanan yang banyak tersedia di sekitar kita, namun belum banyak dimanfaatkan dalam berbagai varian rasa yang menarik. Dari situ, saya mulai mencoba membuat kripik pisang dengan berbagai rasa, seperti rasa original, keju, cokelat, dan pedas manis," ujar Husnul.
Dalam menjalankan usaha Cenul, Husnul menekankan pentingnya inovasi produk dan strategi pemasaran yang tepat. "Kami berusaha untuk tidak hanya mengandalkan rasa yang enak, tetapi juga kemasan yang menarik dan mudah dibawa. Kami juga memanfaatkan pemasaran online melalui media sosial untuk menjangkau lebih banyak konsumen, terutama generasi muda yang aktif di dunia digital," kata Husnul.
Menurutnya, penting untuk mengikuti tren pasar dan selalu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen. "Kami selalu berusaha mendengarkan feedback dari pelanggan dan melakukan inovasi produk, baik dari segi rasa, kemasan, hingga cara penyajiannya," tambah Husnul.
Namun, seperti banyak pelaku UMKM lainnya, Husnul juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha ini. Salah satunya adalah persaingan yang semakin ketat di pasar kripik pisang. "Persaingan memang sangat ketat, terutama dengan banyaknya produk serupa yang bermunculan. Namun, kami berusaha untuk terus menjaga kualitas produk dan memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan," ujar Husnul.
Selain itu, masalah pengelolaan bahan baku juga menjadi tantangan yang sering dihadapi oleh Cenul. "Kami harus memastikan pasokan pisang berkualitas yang konsisten dan tetap terjaga harga serta kualitasnya. Ini membutuhkan kerjasama yang baik dengan para petani lokal agar dapat menciptakan produk yang stabil dan berkualitas," tambahnya.
Husnul juga menyadari bahwa usaha yang dijalankannya memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. "Melalui Cenul, kami juga berperan dalam pemberdayaan petani pisang lokal yang menjadi mitra kami dalam menyediakan bahan baku. Selain itu, kami juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar," ujarnya.
Menurutnya, penting bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang yang ada dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. "Kami berharap usaha ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih banyak lagi bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial," ungkap Husnul.
Dalam kesempatan tersebut, Husnul Hatimah berharap agar usaha Cenul dapat terus berkembang dan lebih dikenal oleh masyarakat luas. "Kami ingin agar Cenul dapat menjadi produk lokal yang memiliki daya saing tinggi dan bisa diterima di pasar yang lebih luas, tidak hanya di Kendari, tetapi juga di daerah lainnya," katanya.
Dengan terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memperluas jaringan pemasaran, Husnul berharap bisnis Cenul bisa menjadi contoh sukses bagi pelaku UMKM lainnya di Kendari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....