AFA Tak Akan Paksa Messi Tampil di Copa America 2028

  • 09 Agt 2026 20:15 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Masa depan Lionel Messi bersama Timnas Argentina belum pasti setelah Piala Dunia 2026, khususnya untuk partisipasi di Copa America 2028.
  • Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menegaskan tidak akan memberikan tekanan kepada Messi untuk terus bermain bersama tim nasional.
  • Presiden AFA Claudio Tapia menyatakan keputusan untuk melanjutkan karir internasional sepenuhnya berada di tangan Messi yang kini berusia 39 tahun.

RRI.CO.ID, Kendari – Masa depan Lionel Messi bersama Timnas Argentina kembali menjadi perhatian. Setelah melewati Piala Dunia 2026, belum ada kepastian apakah sang kapten akan kembali memperkuat La Albiceleste pada Copa America 2028.

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) memastikan tidak akan memberikan tekanan kepada Messi untuk terus bermain bersama tim nasional. Presiden AFA Claudio Tapia menyebut keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemain yang kini berusia 39 tahun itu.

Tapia menilai Messi sudah memberikan begitu banyak kontribusi untuk Argentina. Karena itu, federasi memilih menghormati keputusan apa pun yang nantinya diambil sang megabintang.

Bagi Tapia, hal terpenting saat ini adalah Messi tetap bisa menikmati sepak bola tanpa terbebani ekspektasi untuk selalu membela timnas.

Messi sendiri belum mengungkapkan rencana terkait masa depannya bersama Argentina setelah Piala Dunia 2026. Dalam turnamen tersebut, ia masih menunjukkan peran penting dengan mencetak delapan gol dan empat assist hingga membantu Argentina mencapai partai final.

Situasi ini sebenarnya bukan yang pertama terjadi. Menjelang Piala Dunia 2026, masa depan Messi di timnas juga sempat menjadi tanda tanya setelah ia membawa Argentina meraih gelar juara dunia pada 2022.

Namun, Messi akhirnya tetap kembali mengenakan jersey Argentina dan menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan tim di Piala Dunia 2026.

AFA Masih Ingin Scaloni Bertahan

Selain membicarakan Messi, Claudio Tapia juga menyampaikan harapannya agar Lionel Scaloni tetap menangani Timnas Argentina.

Kontrak Scaloni dijadwalkan berakhir pada akhir 2026. Pelatih berusia 48 tahun itu sebelumnya membuka kemungkinan mengevaluasi masa depannya setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.

Meski begitu, Tapia terang-terangan ingin mempertahankan Scaloni. Menurutnya, pelatih tersebut masih menjadi pilihan utama AFA untuk memimpin generasi emas Argentina.

Di bawah arahan Scaloni, Argentina berhasil meraih tiga trofi utama secara beruntun, yakni Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.

Tapia juga mengapresiasi skuad Argentina saat ini yang dinilainya mampu menghadirkan kembali rasa bangga dan kebahagiaan bagi masyarakat.

Kini, publik Argentina masih harus menunggu dua keputusan penting: apakah Scaloni akan melanjutkan proyeknya bersama La Albiceleste, dan yang paling dinanti, apakah Messi masih ingin melanjutkan perjalanannya bersama tim nasional.

Apa pun pilihannya nanti, AFA memastikan Messi akan tetap mendapatkan ruang untuk menentukan masa depannya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....