Dikbud Sultra Inisiasi Produksi Seragam Sekolah Karya Siswa
- 28 Jun 2024 19:13 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) menginisiasi program produksi seragam sekolah karya siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan merek A to B, yang bertujuan menambah keterampilan, pengalaman, dan penghasilan tambahan bagi sekolah yang memproduksi.
“Karya siswa SMK tersebut resmi diluncurkan Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto bersamaan dengan dilaksanakannya Lomba Kompetensi Siswa (LKS),” ungkap Kadis Dikbud Sultra H.Yusmin.
Yusmin menjelaskan, program produksi seragam sekolah karya siswa SMK adalah program yang telah dirancang sejak 2023, namun masih terkendala bahan baku.
“Program ini sebenarnya saya rancang sejak 2023, hanya kendalanya adalah tidak semua sekolah memiliki modal untuk membeli bahan baku yakni kain sehingga program belum bisa dijalankan,” ujar Yusmin.
Namun menurut Yusmin, memasuki tahun 2024, program tersebut akhirnya bisa dijalankan Dikbud Sultra menggunakan anggaran perubahan 2023 yang telah disiapkan sebesar Rp110 juta dan akan diupayakan lebih besar lagi di tahun 2024.
“Alat produksi SMK di Sultra telah dilengkapi alat yang standar industry, jadi aman,” ucapnya
Yusmin menambahkan, salah satu tujuan program tersebut adalah untuk melihat kemampuan siswa SMK sudah cukup mumpuni saat melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah kejuruan yang berjumlah kurang lebih 172 sekolah.
“Program ini sangat positif sebab harga seragam yang dibuat siswa SMK tersebut lebih terjangkau dibanding produksi pasaran yang secara tidak langsung akan meringankan beban siswa untuk membeli seragam karena harga lebih murah,” imbuhnya.
“Untuk harga kami di bawah harga pasar yakni sebesar Rp160 ribu sedangkan pasaran seharga Rp200 ribu, tetapi tetap dengan kualitas yang tidak kalah,” lanjutnya.
Selain itu, nantinya setiap SMK di daerah akan bertanggung jawab memproduksi kebutuhan seragam di daerah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....