Konservasi Malige Kembali Dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan
- 27 Nov 2023 22:54 WIB
- Kendari
KBRN, Baubau : Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX kembali melakukan koservasi terhadap cagar budaya di Kota Baubau. Salah satunya Malige atau Istana Sultan Buton yang ada di Kelurahan Tomba.
Tujuan konservasi dimaksudkan untuk melindungi dan melestarikan cagar budaya malige atau istana Sultan yang ada di Kota Baubau.
"Malige merupakan salah satu dari cagar budaya yang ada di Kota Baubau yang di konservasi oleh BPK wilayah XIX Sulsel dan Sultra. Ini merupakan langkah kedua setelah 4 atau 5 tahun lalu kami melakukan kegiatan yang sama," kata Ketua Tim Pelestarian BPK Wilayah XIX, Munafri di Baubau, Senin (27/11/2023).
Dikatakan, kegiatan Konservasi meliputi kegiatan pembersihan, konsolidasi, pengawetan, kamuflase dan lain sebagainya.
“Sebelum kegiatan konservasi ini dilakukan, kami datang lebih awal untuk mengobservasi jenis-jenis kerusakan dan pelaporan yang terjadi pada bangunan Istana Malige ini, setelah itu kami buat proposalnya, RAB nya. Sehingga ketika melakukan suatu kegiatan itu betul-betul bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan konservasi,”ujarnya.
Untuk Malige kata Munafri sudah dimulai dilakukan pelaksanaan tahap awal yakni dengan pembuatan larutan perosonal dilakukan pembersihan secara tradisional yaitu dengan bahan cengkeh, tembakau, dan beer lalu dilarutkan dalam air.
"Kemudian direndam selama 24 jam setelah itu diperas. Ekstraknya itulah yang akan dioleskan pada kayu-kayu pada Istana Malige ini. Sehingga, 10 hari kedepan, akan melakukan kegiatan konservasi yang dimulai dari lantai 4, 3, 2, 1 yang kesemuanya akan digosok dengan bahan yang sudah dilarutkan terlebih dahulu," tambahnya.
Munafri berharap dengan cara konservasi rumah atau istana malige ini tetap awet, tetap bagus, dan tidak rusak. Karena kalau tidak dicegah maka akan rusak atau lapuk oleh rayap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....