Pemkot Kendari Luncurkan Tujuh Aplikasi Inovasi

  • 12 Sep 2023 18:09 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : Pemerintah kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi tenggara (Sultra) luncurkan tujuh inovasi daerah, karya tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) reformer yang sedang menyelesaikan tugas akhir Diklatpim II tahun 2023.

Peluncuran tujuh proyek perubahan ini dilakukan Pj.wali kota Kendari di Aula Samaturu kantor balai kota Kendari, Selasa (12/9/2023).

Penjabat (Pj) wali kota Kendari Asmawa Tosepu mengapresiasi tujuh orang kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil membuat inovasi daerah berupa aplikasi pada OPDnya masing – masing.

Menurutnya penggunaan aplikasi online merupakan keniscayaan, sebab pasca pandemi covid 19 terjadi disrupsi dan ini menyebabkan banyaknya aktivitas yang di lakukan secara digital atau virtua.

“Sekarang kita sudah dilegalkan secara virtual, secara auditpun sudah dibenarkan di keluarkan makan minum untuk rapat semacam ini, kalau dulu tidak bisa dan inikan sesuatu yang baru,” ungkap Asmawa Tosepu.

Ia juga mengakui aplikasi yang di buat para feformer bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman salah satunya Aplikasi Dering Asmara yang di buat sekretaris DPRD kota Kendari dimana fitur – fitur yang di tampilkan sederhanan namun dapat menyesuaikan dengan kaum milenial.

Asmawa juga mengaku dengan pembuatan aplikasi ini menunjukan jika pemkot Kendari sudah dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, sehingga membuat atau memanfaatkan aplikasi untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Saya berharap aplikasi yang telah di buat ini bisa terus berlanjut dan bisa di manfaatkan lebih luas bahkan bisa terintegrasi secara keseluruhan agar bisa saling menunjang satu dan lainnya, dan bisa saling menunjang satu sama lainnya dan pengembangan aplikasi ini juga bisa diusulkan untuk lomba inovasi pemerintah (goverment Innovation Award) yang di gelar kementrian dalam negeri,” ungkapnya.

Asmawa menambahkan yang paling penting dari aplikasi adalah data dan informasi sebab data dan informasi ini bisa digunakan bersama-sama tidak parsial. Sigarang (Sistem Pengawal Terang) tidak hanya untuk Dinas Perhubungan, Merem (Manajemen E Rekam Medik) tidak hanya untuk RSUD, Dering Asmara (Dewan Menjaring Aspirasi Masyarakat) tidak hanya untuk DPRD, Sidewi (Sistem Informasi Destinasi Wisata) tidak hanya untuk Dinas Pariwisata, termasuk E Merare, Pindara, termasuk E Linmas.

Untuk di ketahui ketujuh Aplikasi yang di luncurkan pemkot Kendari masing – masing Dering Asmara (Dewan Menjaring Aspirasi Masyarakat) yang dibuat oleh Sekretaris DPRD Kota Kendari, E Merare (Manajemen Administrasi Keuangan Berbasis Elektronik) yang di luncurkan Badan Keuangan Dan Aset Daerah, kemudian Sistem Monitoring Pajak Terintegrasi (Pajak Pindara) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), E Linmas (Layanan Perlindungan Masyarakat Berbasis Elektronik) oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kendari, Sigarang (Siaga Pengawal Terang) yang dibuat oleh Dinas Perhubungan kota Kendari, E Rekam Medik ( Layanan Rekam Medik Berbasis Digital) oleh RSUD Kota Kendari, dan Sidewi (Sistem Informasi Destinasi Wisata) Oleh Dinas Pariwisata.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....