Peran Keluarga dalam Mencegah Kekerasan terhadap Anak
- 07 Okt 2026 07:47 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak sekaligus mencegah terjadinya kekerasan. Kedekatan komunikasi antara orang tua dan anak menjadi salah satu langkah yang dapat membantu anak merasa aman untuk bercerita dan menyampaikan persoalan yang dihadapinya.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Sultra Siang Pro 1, Senin, 5 Oktober 2026, bersama Akhwat Dwi Julyani Syahrul, Fasilitator Forum Anak Sultra, dan Rendy A. Permana, S.E., M.M., Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan DP3A dan KB Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam diskusi tersebut, keluarga didorong untuk membangun pola pengasuhan yang penuh perhatian, menghargai anak, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan fisik maupun psikologis anak.
Orang tua juga perlu mengenali perubahan perilaku anak. Anak yang tiba-tiba menjadi pendiam, takut, menarik diri, atau menunjukkan perubahan perilaku lainnya perlu mendapatkan perhatian dan pendekatan yang tepat.
Selain memberikan perlindungan, keluarga juga berperan dalam memberikan edukasi kepada anak mengenai batasan diri, hak anak, serta cara mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman atau terancam.
Di sisi lain, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dapat membantu membangun kepercayaan. Dengan adanya rasa aman di dalam keluarga, anak diharapkan lebih berani menyampaikan pengalaman maupun masalah yang dialaminya.
Pencegahan kekerasan terhadap anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara keluarga, masyarakat, sekolah, pemerintah, serta lembaga terkait diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak.
Melalui penguatan peran keluarga dan peningkatan kepedulian terhadap perlindungan anak, diharapkan upaya mencegah kekerasan terhadap anak di Sulawesi Tenggara dapat semakin diperkuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....