Mutiara Pagi: Menjadi Muslim yang Beruntung
- 07 Okt 2026 07:51 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Menjadi seorang Muslim merupakan salah satu bentuk keberuntungan yang patut disyukuri. Dalam program Mutiara Pagi RRI, Sabtu 19 September 2026, Ketua Komisi Fatma MUI Sultra Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I., menjelaskan bahwa keberuntungan dalam perspektif Islam tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta, tingginya jabatan, ataupun keberhasilan seseorang dalam kehidupan dunia.
Dr. Abdul Gaffar mengingatkan kembali pesan Rasulullah SAW mengenai tiga hal yang menjadi gambaran keberuntungan seorang manusia, yakni mendapatkan petunjuk Islam, memperoleh rezeki yang mencukupi, dan memiliki hati yang qanaah terhadap pemberian Allah SWT.
Menurutnya, seseorang yang mendapatkan rezeki yang cukup sebenarnya telah memperoleh nikmat besar. Rezeki yang cukup adalah rezeki yang mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak, sehingga seseorang tidak terus-menerus merasa kekurangan dan menghabiskan seluruh waktunya untuk mengejar sesuatu yang belum tentu dibutuhkan.
“Keberuntungan itu bukan hanya ketika seseorang mendapatkan banyak, tetapi ketika apa yang diberikan Allah itu mencukupi kebutuhannya dan dia mampu menerimanya dengan rasa syukur,” ujar Dr. Abdul Gaffar.
Dr. Abdul Gaffar menambahkan, qanaah bukan berarti seorang Muslim dilarang bekerja keras atau memiliki cita-cita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Qanaah lebih berkaitan dengan sikap hati, yaitu menerima dan mensyukuri apa yang telah diberikan Allah, sembari tetap berusaha dengan cara yang halal.
Dalam konteks kehidupan modern, sikap qanaah menjadi semakin penting karena ukuran keberhasilan sering kali dikaitkan dengan kepemilikan materi. Padahal, seseorang dapat memiliki banyak harta tetapi tetap merasa kurang apabila tidak memiliki rasa cukup dalam dirinya.
Karena itu, keberuntungan seorang Muslim perlu dilihat secara lebih luas. Harta dan kesuksesan dunia dapat menjadi nikmat apabila digunakan untuk kebaikan, tetapi tidak semestinya menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan kehidupan.
Dr. Abdul Gaffar mengajak umat Islam untuk terus mensyukuri nikmat keislaman, berusaha memperoleh rezeki yang halal dan mencukupi, serta membangun sifat qanaah agar kehidupan tidak hanya dipenuhi dengan keinginan, tetapi juga ketenangan dan rasa syukur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....