Ribuan Peserta Hadiri Puncak FORKESTRA 2026 di Kendari

  • 05 Okt 2026 17:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menyelenggarakan Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (FORKESTRA) 2026 sebagai ruang menghimpun gagasan dan pemikiran strategis untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah di Kendari, Senin 5 Oktober 2026.

FORKESTRA tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam sejak dirintis pada 2020 dengan mengangkat tema Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global.

Kegiatan FORKESTRA 2026 terdiri atas sosialisasi dan diseminasi, kompetisi opini ilmiah, serta seminar nasional yang menjadi rangkaian utama kegiatan.

Kompetisi opini ilmiah menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengembangkan gagasan berdasarkan analisis terhadap berbagai isu strategis perekonomian Sulawesi Tenggara.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. Ir. Hugua, M. Ling. mengatakan FORKESTRA menjadi ruang untuk menghimpun pemikiran dari berbagai sudut pandang yang dapat mendukung kemajuan ekonomi daerah.

“Forum ini menjadi sangat penting karena menjadi ruang untuk menghimpun dan merumuskan ide serta gagasan strategis dari berbagai sudut pandang dalam mendukung kemajuan perekonomian Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.

Seminar nasional FORKESTRA 2026 menghadirkan Lead Economist Bank Danamon Irman Faiz, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Universitas Halu Oleo Prof. Azhar Bafadal, serta penulis dan content creator Xaviera Putri.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.300 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen dan akademisi, perbankan, korporasi, pelaku usaha, serta pemerintah daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara Edwin Permadi mengatakan FORKESTRA diharapkan terus menjadi ruang pertukaran gagasan yang dapat memperkaya masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah.

“Melalui forum ini, kita berharap dapat menghimpun ide dan gagasan dari berbagai perspektif untuk mendukung perumusan kebijakan dan penguatan perekonomian Sulawesi Tenggara,” kata Edwin Permadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....