Hari Keempat, Tim SAR Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Torombia
- 05 Okt 2026 09:11 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Buton Utara - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Ayudin alias Piiku, 42 tahun, nelayan asal Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, yang diduga terjatuh dari longboat saat melaut, Senin 5 Oktober 2026.
Pencarian memasuki hari keempat dan dimulai pukul 07.00 WITA dengan membagi tim untuk menyisir sejumlah area di sekitar lokasi kejadian yang diduga.
Tim pertama menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir area seluas lima mil laut persegi, sedangkan tim kedua menggunakan tiga longboat untuk menyisir tiga area pencarian dengan luas masing-masing 4,2 mil laut persegi, 3,75 mil laut persegi, dan 2,79 mil laut persegi.
Kepala KPP Kendari Amiruddin AS mengatakan pencarian terus dilakukan bersama seluruh unsur yang terlibat dengan mengoptimalkan armada dan peralatan yang tersedia di lapangan.
"Kami terus melakukan pencarian bersama tim gabungan dengan menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan kondisi dan perkembangan di lapangan," kata Amiruddin AS.
Operasi pencarian melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, BPBD Buton Utara, Pos Polair Buton Utara, aparat Kecamatan Kulisusu, Kodim 1429 Buton Utara, pemerintah Desa Torombia, Babinsa, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
Kondisi cuaca saat pencarian berlangsung cerah dengan kecepatan angin sekitar 1,8 kilometer per jam dari arah utara dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga satu meter berdasarkan informasi BMKG.
Ayudin diketahui berangkat melaut pada 1 Oktober 2026 sekitar pukul 05.00 WITA menggunakan longboat untuk mencari gurita di sekitar perairan Desa Torombia.
Korban hingga kini belum kembali dan pencarian sebelumnya telah dilakukan keluarga bersama masyarakat hingga menemukan longboat yang digunakan korban.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan RIB, longboat, rescue car, peralatan medis dan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dan pemantauan di sejumlah area yang telah ditetapkan, sementara perkembangan operasi akan disampaikan berdasarkan hasil pencarian di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....