OJK Sultra Perluas Akses Keuangan Petani Kakao Kolaka Utara
- 04 Okt 2026 19:42 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kolaka Utara - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan Industri Jasa Keuangan (IJK) memperluas akses pembiayaan dan perlindungan bagi petani melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Komoditas Kakao di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Rabu 30 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha, Deputi Direktorat Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Ario, serta perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara.
Turut hadir Direktur Utama PT BPD Sulawesi Tenggara Andri Permana Diputra Abubakar, Pimpinan PT Bank Syariah Indonesia KCP Kolaka Maman Firmansyah, Direktur Utama PT BPR Bahteramas Kolaka Utara (Perseroda) Ahmad, S.E., M.M., Pemimpin PT Permodalan Nasional Madani Cabang Kendari Muhammad Yusbar, serta Pimpinan PT Pegadaian Cabang Kolaka Juarmin Rivai.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kendari Luky Julianto, Wakil Ketua 1 Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Kendari Triono Priambodo, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Albertus Wiroyo K., Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Fauzi, serta Pimpinan Offtaker PT Comextra Majora Muh. Yusri Ambo Dai.
Selain itu, kegiatan melibatkan penyuluh pertanian lapangan, kelompok tani, penerima manfaat program inklusi keuangan, dan pemangku kepentingan terkait pengembangan komoditas kakao di Kolaka Utara.
Program tersebut diawali edukasi keuangan yang diikuti 53 petani pada Selasa 29 September 2026 dan dilanjutkan penandatanganan Nota Kesepahaman Program PED Komoditas Kakao yang dihadiri 56 petani pada Rabu 30 September 2026.
Kegiatan diarahkan untuk menjawab sejumlah kendala petani kakao, terutama keterbatasan akses pembiayaan formal, risiko gagal panen akibat kondisi cuaca, serta ketergantungan terhadap pinjaman tidak resmi dengan biaya tinggi.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha mengatakan petani yang masuk dalam Program PED Komoditas Kakao mendapatkan dukungan terintegrasi mulai dari pendampingan teknis, pembiayaan, perlindungan sosial dan asuransi hingga kepastian pasar melalui offtaker.
“Ukuran keberhasilan kita bukanlah seberapa banyak tanda tangan yang dibubuhkan hari ini, tetapi bagaimana kondisi kebun menjadi jauh lebih produktif dan dompet para petani menjadi lebih tebal pada tahun-tahun mendatang,” kata Bismi.
Dari sisi pembiayaan, Bank Sultra menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp1,25 miliar, PT Permodalan Nasional Madani menyalurkan pembiayaan Mekaar sebesar Rp22 juta, sedangkan PT BPR Bahteramas Kolaka Utara merealisasikan kredit produktif dengan total Rp130 juta.
Dukungan perlindungan sosial diberikan melalui pemberian kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada lima petani serta penyerahan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris senilai Rp42 juta.
Asuransi Sinar Mas juga memberikan polis asuransi jiwa secara gratis selama satu tahun kepada 50 ketua kelompok tani di Kabupaten Kolaka Utara sebagai perlindungan terhadap risiko yang dihadapi petani.
Bank Sultra turut menyerahkan 12 unit sarana pertanian berupa sprayer elektronik dan jaring jemur kepada 10 petani, sedangkan BPR Bahteramas Kolaka Utara memberikan bantuan kepada dua petani sekaligus tambahan tiga unit alat sprayer.
PT Pegadaian juga memberikan bantuan tabung semprot kepada empat petani sebagai dukungan terhadap kebutuhan sarana produksi perkebunan.
Bismi meminta pembiayaan produktif yang disalurkan kepada petani digunakan sesuai peruntukannya dan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sarana produksi agar pembiayaan benar-benar mendukung peningkatan produktivitas kebun.
Program tersebut juga melibatkan PT Comextra Majora sebagai offtaker yang memberikan dukungan pada sisi penyerapan hasil panen petani.
Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar menyambut program tersebut dan menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan akses pembiayaan serta perlindungan bagi petani kakao.
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga akan mendukung program melalui kebijakan, penyediaan data dan koordinasi dengan perangkat daerah serta penyuluh pertanian untuk memperkuat pengembangan komoditas kakao.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....