Ekonomi Sultra Tumbuh 6,19 Persen, BI Proyeksi Terus Menguat

  • 04 Okt 2026 19:42 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara memprakirakan kinerja perekonomian Sultra pada Triwulan III 2026 terus menguat, terutama ditopang sektor pertanian seiring membaiknya produksi padi dan meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP), disampaikan di Kendari, Selasa 29 September 2026.

Penguatan tersebut diprakirakan mampu mengimbangi normalisasi konsumsi rumah tangga serta perlambatan pada sejumlah sektor seperti pertambangan, konstruksi, dan perdagangan.

Kepala Perwakilan BI Sultra Edwin Permadi mengatakan penguatan ekonomi tersebut melanjutkan kinerja Sultra pada Triwulan II 2026 yang tumbuh 6,19 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan ekonomi nasional yang tercatat 5,29 persen pada periode yang sama.

“Penguatan tersebut diprakirakan dapat mengimbangi normalisasi konsumsi rumah tangga serta perlambatan pada sejumlah sektor, seperti pertambangan, konstruksi dan perdagangan,” kata Edwin dalam paparan perkembangan makroekonomi Sultra.

Perkembangan kegiatan usaha juga menunjukkan perbaikan pada sejumlah sektor, terutama pertanian, pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

Pada sektor pertanian, pertumbuhan diprakirakan meningkat seiring bergesernya puncak masa panen ke periode pertengahan September hingga Oktober.

Sementara itu, sektor pertambangan dan industri pengolahan mendapat dorongan dari penerbitan serta revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kondisi tersebut mendukung aktivitas produksi pada kedua sektor yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian Sultra.

Pada sektor konstruksi, peningkatan aktivitas berkaitan dengan dimulainya persiapan sejumlah proyek strategis dan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Kolaka.

Perkembangan tersebut turut mendorong pemulihan aktivitas perdagangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan barang pendukung kegiatan konstruksi dan industri.

Menurut Edwin, sektor pertanian, pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan menjadi bagian dari aktivitas usaha yang menopang kinerja ekonomi Sultra pada Triwulan III 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....