Tiga Puluh Satu Persen Panggilan 112 Kendari Tidak Sah atau Prank
- 04 Okt 2026 20:31 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari — Layanan Call Center 112 Kota Kendari menerima 3.121 panggilan selama September 2026. Namun data menunjukkan hampir sepertiganya tidak berhubungan dengan keadaan darurat sungguhan, melainkan panggilan iseng atau tidak bertanggung jawab.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyampaikan dari total panggilan yang masuk, hanya 2.157 atau 69 persen yang dikategorikan sah dan layak ditindaklanjuti. Sisanya sebanyak 964 panggilan atau 31 persen merupakan panggilan palsu, prank, maupun panggilan tanpa maksud jelas.
“Angka ini menjadi catatan penting. Panggilan yang tidak valid memakan waktu dan jalur yang seharusnya diperuntukkan bagi warga yang benar-benar membutuhkan pertolongan cepat,” ujar Sahuriyanto Meronda.
Selain panggilan darurat, tercatat 246 laporan resmi diteruskan ke instansi terkait. Dari jumlah itu, 168 laporan atau 68 persen sudah diselesaikan, sedangkan 78 laporan lainnya masih dalam proses penanganan.
Laporan disalurkan ke Dinas Pemadam Kebakaran, Perhubungan, PLN, DLHK, Satpol PP, Kepolisian, BPBD, Dinas Sosial, Kesehatan, hingga PDAM. Pihaknya mengimbau masyarakat menggunakan layanan 112 dengan bijak agar tidak menghambat penanganan kasus darurat yang nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....