Pancasila Fondasi Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

  • 02 Okt 2026 14:10 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dinilai perlu terus diperkuat di tengah keberagaman dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Sultra Siang Pro 1 RRI Kendari, Kamis, 1 Oktober 2026, yang dipandu penyiar Yudha. Dialog mengangkat tema “Pancasila Fondasi Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Dialog menghadirkan Hamdani Piabang, SE., MM., Ketua Pemuda Panca Marga Sulawesi Tenggara sekaligus Sekretaris Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Sultra, serta Andi Ulil Amri, Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Tenggara.

Hamdani Piabang menyampaikan, Pancasila tidak hanya berkedudukan sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional. Nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan yang mencerminkan kepedulian terhadap bangsa serta kepentingan masyarakat.

Keberagaman Indonesia menjadi kekuatan yang perlu dijaga bersama. Perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi bagian dari kekayaan bangsa yang dapat memperkuat persatuan.

Dari perspektif ketahanan nasional, pengamalan Pancasila juga memiliki keterkaitan dengan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat perlu memiliki kesadaran kebangsaan serta mampu menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang berkembang.

Sementara itu, Andi Ulil Amri menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menghidupkan nilai-nilai Pancasila. Pemuda menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga persatuan, membangun solidaritas serta menciptakan lingkungan sosial yang saling menghormati.

Penerapan nilai Pancasila, menurut Andi Ulil Amri, dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong, menghargai perbedaan, menjaga toleransi dan mengutamakan kepentingan bersama menjadi bentuk nyata pengamalan Pancasila.

Perkembangan teknologi dan media sosial juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Ruang digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan persatuan, edukasi kebangsaan dan informasi positif, sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Dialog Sultra Siang bersama penyiar Yudha menjadi momentum untuk memperkuat kembali pemahaman mengenai posisi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila diharapkan tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga diterapkan sebagai nilai yang menuntun masyarakat dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan persatuan yang kuat, pembangunan nasional dapat terus diarahkan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....