Tracing TBC Terintegrasi CKG Diperkuat di Kota Kendari

  • 22 Sep 2026 08:46 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari memperkuat upaya deteksi dini Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG Tingkat Kota Kendari Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Kendari tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan di Aula Kantor Kelurahan Anawai, Senin, 21 September 2026.

Kegiatan tracing menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menemukan kasus TBC secara lebih cepat. Deteksi dini dinilai penting agar masyarakat yang memiliki indikasi penyakit tersebut dapat segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai arahan tenaga kesehatan.

Sekda Kota Kendari Amir Hasan mengatakan penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan. Peran aktif masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.

“Tracing TBC Terintegrasi CKG ini merupakan langkah penting dalam memperkuat deteksi dini dan menemukan kasus secara cepat,” ujar Amir Hasan, Senin, 21 September 2026.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu petugas kesehatan melakukan penanganan sesuai kondisi masyarakat yang bersangkutan.

Amir juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu mengikuti arahan petugas kesehatan ketika ditemukan indikasi TBC. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah potensi penularan sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan penanganan lebih awal.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan kesehatan dan mengikuti arahan petugas apabila ditemukan indikasi TBC,” katanya.

Ia menambahkan, penanggulangan TBC tidak dapat dilakukan hanya melalui pelayanan kesehatan. Kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala, melakukan pemeriksaan dan mengikuti proses penanganan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemerintah daerah.

“Dengan deteksi dan penanganan yang lebih cepat, kita dapat mencegah penularan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Kendari,” tambah Amir.

Selain mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan, Pemerintah Kota Kendari juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kota Kendari. Kolaborasi tersebut dibutuhkan agar proses penemuan dan penanganan kasus dapat berjalan secara terkoordinasi.

Pemerintah kelurahan juga memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan tracing di lingkungan masyarakat. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui penyampaian informasi dan mendorong masyarakat untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan petugas kesehatan.

Amir Hasan menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian TBC merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan dan masyarakat perlu terus diperkuat.

“Upaya pencegahan dan pengendalian TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG, Pemkot Kendari berharap upaya menemukan kasus di masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal. Masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini dan tidak mengabaikan kondisi kesehatan yang memerlukan pemeriksaan.

Pemerintah Kota Kendari akan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan dan pengendalian TBC serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Kendari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....