Lantik 104 Pejabat, Gubernur Sultra Tekankan Kinerja dan Manfaat Program
- 22 Sep 2026 04:28 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, meminta pejabat yang baru dilantik mengubah pola kerja dari sekadar menyelesaikan kegiatan menjadi berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra, Senin (21/9/2026), di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.
Pelantikan tersebut mencakup 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 27 Pejabat Administrator, 10 Pejabat Pengawas, 32 Pejabat Fungsional dan 25 Kepala Sekolah SMA/SMK.
Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menekankan tiga hal utama yang harus menjadi perhatian pejabat dalam menjalankan tugas.

Pertama, seluruh program dan kegiatan harus memberikan dampak serta manfaat nyata bagi masyarakat. Perencanaan program diminta berbasis kebutuhan, bukan sekadar keinginan.
Kedua, setiap target dan sasaran kinerja harus diwujudkan. Perjanjian kinerja tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi komitmen yang dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari.
Ketiga, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel karena setiap rupiah yang dikelola pemerintah merupakan uang rakyat.
“Komitmen itu bukan hanya berhenti di tanda tangan, tetapi betul-betul diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari. Jangan hanya berbicara, tetapi wujudkan dalam kondisi nyata,” ujarnya.
Gubernur menjelaskan, mutasi dan promosi jabatan menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus pengembangan sumber daya manusia ASN.
Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari penerapan sistem merit dalam pembinaan karier ASN dan pemenuhan kebutuhan organisasi berdasarkan kompetensi, kinerja dan integritas.
Para pejabat yang dilantik juga diminta segera memahami tugas dan fungsi masing-masing, memperkuat koordinasi serta bekerja secara terukur dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara kepada kepala sekolah SMA unggulan, Gubernur meminta pengelolaan pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas peserta didik dan guru.
Sekolah unggulan diharapkan menjadi pusat pembinaan talenta dan prestasi generasi muda Sultra, mulai dari bidang akademik, olahraga, seni, teknologi hingga kewirausahaan.
Gubernur menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan profesionalisme, disiplin dan integritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....