Kapolresta Kendari Besuk Korban Dugaan Keracunan MBG
- 21 Sep 2026 08:30 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin menjenguk siswa madrasah dan santri yang mengalami gangguan kesehatan diduga setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat, 18 September 2026 malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus melihat langsung proses penanganan medis yang diberikan.
Dalam kunjungan yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 23.30 WITA itu, Kapolresta Kendari didampingi Wakapolresta Kendari AKBP Moh. Yosa Hadi, Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau, Kapolsek Baruga, serta sejumlah personel Polresta Kendari.
Kasi Humas Polresta Kendari, Ipda Efnur Suyono, mengatakan kunjungan diawali dengan mendatangi Puskesmas Lepo-Lepo untuk memantau kondisi 23 orang santri yang sedang menjalani perawatan medis.
“Kunjungan diawali di Puskesmas Lepo-Lepo untuk memantau perawatan medis 23 orang santri,” ungkap Efnur, Sabtu, 19 September 2026.
Di fasilitas kesehatan tersebut, Kapolresta Kendari bersama jajaran berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui perkembangan kondisi fisik para santri serta memastikan penanganan medis berjalan optimal.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Dewi Sartika Kendari untuk melihat kondisi 19 santri lainnya yang juga mendapatkan perawatan. Koordinasi dilakukan dengan pihak rumah sakit guna memperoleh informasi mengenai perkembangan kesehatan para pasien.
Setelah membesuk para korban di dua fasilitas kesehatan, jajaran Polresta Kendari kemudian mendatangi salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Watubangga, Kota Kendari. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi awal mengenai proses penyediaan makanan program MBG yang dikonsumsi para siswa dan santri.
Polresta Kendari berkoordinasi dengan pengelola SPPG untuk menelusuri proses penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, pemasakan, pengemasan hingga pendistribusian.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, kepolisian mengumpulkan data awal dari fasilitas kesehatan maupun pengelola SPPG. Selanjutnya, Unit II Tipidter Satreskrim Polresta Kendari akan melakukan pendalaman materiil untuk mengetahui rangkaian kejadian dan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.
Sementara itu, sebanyak 52 dari 57 siswa madrasah yang sebelumnya diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG telah dipulangkan. Para siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan pesantren tersebut sebelumnya menjalani perawatan sejak Jumat, 18 September 2026.
Para siswa mengalami keluhan seperti pusing dan mual setelah menyantap menu ikan tuna dalam program MBG yang dibagikan di sekolah di Jalan Sultan Qaimuddin, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut sembari memantau perkembangan kondisi kesehatan para siswa yang masih menjalani perawatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap para korban sekaligus memperoleh gambaran menyeluruh mengenai insiden yang terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....