Koltim Percepat Status Kabupaten Layak Anak Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak

  • 19 Sep 2026 16:53 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar bimbingan teknis pelaksanaan kebijakan pemenuhan hak anak diikuti 55 peserta dari unsur kepala OPD, camat, pemerintah desa/kelurahan, hingga perwakilan Forum Anak Daerah berlangsung di aula Mess Pemda Koltim, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Kamis 17 September 2026

Kegiatan bertajuk “Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak pada Lembaga Pemerintah, Non Pemerintah dan Dunia Usaha” ini ditujukan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan demi tercapainya status Kabupaten Layak Anak (KLA) serta mendukung target Indonesia Layak Anak 2030.

Pada kesempatan itu Asisten III Sekretariat Daerah Koltim, Irwan Kara, S.Sos., MM, mengatakan pemenuhan hak anak bukan urusan satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.

“Undang-undang mengamanatkan empat hak bagi anak-anak kita: pertama hak hidup, kedua hak tumbuh kembang, ketiga hak perlindungan, dan yang keempat hak partisipasi,” ujar Irwan Kara

Irwan menegaskan kebijakan pembangunan daerah harus memuat kepentingan anak secara nyata. Dengan 42.667 jiwa atau sepertiga dari total 130.691 jiwa penduduk Koltim berusia anak, ia menyebut hal ini sebagai kekuatan masa depan yang wajib dipersiapkan menjadi generasi berkarakter, cerdas, dan berdaya saing.

Sementara itu Kepala DPPPA Koltim, Ferry Armeinus, S.T., M.Eng.Sc., menjelaskan kegiatan tersebut juga menitikberatkan indikator Kecamatan, Desa, dan Kelurahan Layak Anak. Data pemenuhan hak anak yang dikumpulkan akan diinput ke sistem Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk penilaian KLA tahun 2026.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kolaka Timur dapat dilaksanakan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan,” tutup Ferry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....