Dampak Kekeringan Pemkab Bombana Butuh Dukungan
- 18 Sep 2026 09:33 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Bombana - Pemerintah kabupaten Bombana, Sulawesi tenggara (Sultra) minta dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sulawesi tenggara untuk menangani dampak kekeringan yang melanda sejumlah area persawahan di daerah itu.
Sebagai salah satu daerah penyuplai beras di provinsi sulawesi tenggara Kabupaten Bombana kini dilanda kekeringan sehingga membuat sejumlah area persawahan mengalami gagal panen.
Bupati Bombana Burhanuddin mengaku telah melakukan langkah penanganan guna membantu petani yang terdampak, namun dengan kondisi kekeringan yang cukup luas membutuhkan dukungan lintas pemerintah sebab kemampuan daerah memiliki keterbatasan.
“Kami berharap pemerintah pusat dan provinsi dapat memberikan bantuan terutama untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian, dukungan dapat berupa penyedian sarana pompanisasi, pembangunan jaringan irigasi serta bantuan lainnya yang dapat mempercepat penanaganan dampak kekeringan,” ungkap Burhanuddin di Kendari, Jumat 18 September 2026.
Menurut Burhanuddin bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan tanaman padi masih dapat di pertahankan sekaligus mengurangi kerugian petani akibat gagal panen,
Burhanuddin juga menegaskan penanganan kekeringan tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan produksi pangan akan tetapi menyangkut keberlanjutan ekonomi petani yang mengantungkah hidup dari sektor pertanian.
| Baca juga: Dampak Kekeringan bagi Petani Indonesia |
Kabupaten Bombana merupakan salah satu daerah penyumbang beras sebesar 63 ton bagi ketahanan pangan daerah sebab tingkat produktivitas tanaman padi kabupaten bombana menyentuh angka 4,7 ton perhektar jika tidak dilanda kekeringan.
Adapun dua wilayah di kabupaten Bombana terdampak kekeringan yakni kecamatan Rarowatu dan Lantari jaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....