Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Distribusi Pertalite di Kendari
- 16 Sep 2026 12:00 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memahami perhatian masyarakat terkait dinamika penyaluran BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Kendari. Pertamina terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus memastikan kondusivitas di tengah peningkatan permintaan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi penyaluran BBM di Kota Kendari terus dipantau dan Pertamina melakukan penyesuaian operasional untuk merespons kebutuhan masyarakat.
“Kami memahami kondisi yang dirasakan masyarakat di Kota Kendari, khususnya terkait dinamika penyaluran Pertalite di sejumlah SPBU. Saat ini kami terus melakukan berbagai upaya agar penyaluran berjalan sebaik mungkin dan kebutuhan masyarakat tetap dapat dilayani,” ujar Okky.
Saat ini terdapat 15 SPBU di Kota Kendari, dengan 14 SPBU menyalurkan Pertalite dan 7 SPBU menyalurkan Biosolar. Seluruh SPBU tersebut juga menyediakan produk BBM nonsubsidi Pertamax dan Dexlite.
Dari sisi penyaluran, volume Pertalite di Kota Kendari pada periode September 2026 tercatat meningkat hingga 119 persen dibandingkan periode normal sebelum kenaikan harga. Peningkatan permintaan tersebut menjadi salah satu faktor yang terus dipantau dalam pengaturan distribusi BBM di lapangan.

Untuk merespons kondisi tersebut, operasional Integrated Terminal (IT) Kendari telah dimulai lebih awal, sehingga penyaluran BBM ke SPBU juga dapat dilakukan lebih pagi.
“Kami melakukan ekstra jam operasional di terminal maupun SPBU agar penyaluran dapat dimulai lebih awal. Kami juga terus melakukan penambahan suplai Pertalite ke SPBU di Kota Kendari sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelas Okky.
Berdasarkan pemantauan terakhir, dinamika penyaluran Pertalite untuk kendaraan roda empat di sejumlah SPBU masih terjadi. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dalam kondisi normal. Untuk penyaluran Biosolar, kondisi di lapangan terpantau berjalan lancar.
Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga tengah membahas sejumlah langkah pengaturan penyaluran untuk mengantisipasi pengisian berulang serta menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengaturan batas pengisian pada kondisi tertentu, yang masih dalam proses pembahasan bersama pemerintah daerah.
Selain itu, Pertamina terus memperkuat pengawasan melalui inspeksi mendadak bersama Forkopimda dan aparat penegak hukum, serta akan melakukan sidak secara berkala di SPBU untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pengawasan di SPBU akan kami lakukan bersama secara berkala, termasuk untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan mencegah adanya pengisian berulang yang tidak sesuai ketentuan,” kata Okky.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memonitor kondisi stok dan penyaluran BBM di Kota Kendari serta berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan kendala terkait pelayanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....