Kementan Salurkan 70 Pompa Air kepada Petani di Konsel
- 16 Sep 2026 12:03 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menyalurkan 70 unit pompa air kepada kelompok tani untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan yang mulai terdampak kekeringan selama musim kemarau.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, di pelataran Kantor Bupati Konawe Selatan, Senin, 14 September 2026. Pompa air tersebut diharapkan dapat membantu petani mempertahankan tanaman hingga memasuki masa panen.
Kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi salah satu persoalan yang perlu segera diantisipasi, terutama pada lahan persawahan yang masih membutuhkan pasokan air. Keberadaan pompa diharapkan memungkinkan petani memanfaatkan sumber-sumber air yang masih tersedia di sekitar lahan pertanian.
“Mudah-mudahan dengan bantuan pompa air yang ada hari ini bisa membantu sebagian besar lahan teman-teman petani untuk melanjutkan proses penanaman hingga menjelang masa panen,” kata Irham Kalenggo.
Kelompok tani penerima bantuan diminta memanfaatkan pompa secara optimal sekaligus menjaga dan melakukan pemeliharaan secara bersama. Penggunaan alat juga perlu diatur secara bergiliran agar seluruh anggota kelompok mendapatkan manfaat sesuai kebutuhan.
“Saya minta kepada bapak-bapak kelompok tani supaya dimaksimalkan, dikelola dengan baik, dan dijaga pemeliharaannya. Tentu pemakaiannya berganti-ganti, jangan hanya satu orang,” ujarnya.
| Baca juga: Dampak Cuaca terhadap Harga Pangan |
Setiap unit pompa memiliki nilai yang cukup besar sehingga perawatannya perlu menjadi tanggung jawab kelompok penerima. Petani juga diminta mengidentifikasi sumber-sumber air yang masih dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan persawahan.
“Jangan sampai karena dipakai terus-menerus kemudian cepat rusak. Kita harus melihat di mana potensi-potensi sumber air yang masih bisa dipompa untuk mengairi lahan-lahan yang membutuhkan,” jelasnya.
Pemkab Konawe Selatan mengakui jumlah bantuan yang disalurkan saat ini belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan lahan pertanian di wilayah tersebut. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengupayakan tambahan bantuan untuk menjangkau kelompok tani yang belum mendapatkan dukungan pompa air.
“Kita tentu berharap bantuan ini bisa terus bertambah. Dinas terkait akan terus mengupayakan agar kebutuhan petani yang belum terakomodasi dapat diperjuangkan pada tahap berikutnya,” terangnya.
Dukungan terhadap penyediaan sarana pengairan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau. Petani juga diharapkan dapat memanfaatkan bantuan secara bersama dan berkelanjutan sehingga peralatan tetap berfungsi dalam mendukung kegiatan pertanian.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, atas dukungan terhadap sektor pertanian di daerah. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan dan membantu petani menghadapi kondisi kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....