Sentra IKM Kendari Jadi Ruang Pengembangan Usaha Lokal

  • 15 Sep 2026 19:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari kembali mengaktifkan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Olahan Pangan sebagai ruang pengembangan usaha sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. Pengaktifan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka lebih banyak ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar.

Pengaktifan Sentra IKM Olahan Pangan ditandai melalui kegiatan Semarak IKM Merdeka yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Kendari. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung aktivitas pelaku IKM, terutama sektor olahan pangan yang memiliki potensi cukup besar di Kota Kendari.

Sentra IKM Olahan Pangan merupakan fasilitas yang dibangun melalui bantuan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2021. Setelah sempat belum dimanfaatkan secara optimal, Pemerintah Kota Kendari kembali mendorong pengaktifan fasilitas tersebut agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Kota Kendari memiliki sekitar 600 IKM yang bergerak di bidang olahan pangan dengan kemampuan menyerap tenaga kerja kurang lebih 1.500 orang. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya potensi sektor IKM dalam menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Dengan kembali beroperasinya Sentra IKM Olahan Pangan, fasilitas tersebut tidak hanya diarahkan sebagai tempat produksi atau pengembangan usaha. Ruang yang tersedia juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan promosi, pemasaran produk, pertunjukan, serta berbagai aktivitas masyarakat yang mendukung penguatan ekonomi lokal.

Pelaku IKM juga didorong untuk terus melakukan inovasi agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang semakin luas. Peningkatan kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, serta desain kemasan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan usaha.

Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian penting dalam pengembangan pemasaran produk IKM. Perubahan pola masyarakat dalam berbelanja dan mencari informasi membuat pelaku usaha perlu memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen di luar wilayah Kota Kendari.

Selain menyediakan ruang pengembangan usaha, Pemerintah Kota Kendari juga membuka peluang fasilitasi permodalan bagi pelaku UMKM melalui program pembiayaan tanpa bunga dan tanpa agunan. Nilai modal yang dapat difasilitasi paling kurang sekitar Rp5 juta, sehingga diharapkan dapat membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan modal awal maupun mengembangkan kegiatan usahanya.

Program tersebut diarahkan kepada pelaku usaha yang benar-benar menjalankan kegiatan produktif. Dukungan permodalan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas produksi, serta menciptakan peluang ekonomi baru.

Penguatan sektor IKM menjadi semakin penting seiring dengan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari. Pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Kendari tercatat mencapai 7,78 persen dan menempatkan daerah tersebut dalam tiga besar pertumbuhan ekonomi kota secara nasional.

Pertumbuhan tersebut diharapkan dapat terus diperkuat melalui pengembangan sektor usaha, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja. IKM olahan pangan menjadi salah satu sektor yang memiliki peluang untuk memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah.

Melalui Semarak IKM Merdeka dan pengaktifan kembali Sentra IKM Olahan Pangan, Pemerintah Kota Kendari mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih produktif bagi masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan memperkuat promosi produk lokal sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk buatan Kota Kendari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....