Pemkot Kendari Perkuat Gerakan Kelurahan Siaga TBC
- 15 Sep 2026 19:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Mokoau memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan sosialisasi dan tracing yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu.
Kegiatan yang dilaksanakan Senin, 14 September 2026, menjadi bagian dari upaya mendukung program “Kendari Tuntas TBC” melalui peningkatan deteksi dini, penemuan kasus secara aktif, serta penguatan peran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit TBC.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Kerja Sama, H. Sudirham, S.Pd., M.Pd. Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kendari, perwakilan Camat Kambu, Lurah Lalolara Chandra Kadiruddin, S.STP., M.A.P., Kepala UPTD Puskesmas Mokoau, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, LPM, RT dan RW, kader TBC, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Lalolara.
Dalam sambutan Sekda Kota Kendari yang dibacakan H. Sudirham, disampaikan bahwa TBC masih menjadi salah satu tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh pihak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari periode Januari hingga Juni 2026, sebanyak 923 kasus TBC telah ditemukan di Kota Kendari, dengan sembilan kasus berada di wilayah Kelurahan Lalolara.
Menurut Sudirham, angka tersebut menunjukkan pentingnya penemuan kasus secara aktif melalui kegiatan tracing. Upaya tersebut diperlukan untuk memastikan masyarakat yang terpapar maupun mengalami gejala TBC dapat segera diketahui kondisinya dan memperoleh penanganan yang sesuai.
“Data ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus secara aktif (tracing) sangat krusial. Kita ingin memastikan tidak ada warga Lalolara yang menderita TBC tanpa menyadari kondisinya, atau bahkan terputus proses pengobatannya,” tegas Sudirham.
Selain penemuan dan pengobatan kasus, Pemerintah Kota Kendari juga menekankan pentingnya mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita TBC. Dukungan dari keluarga dan lingkungan masyarakat dinilai sangat dibutuhkan agar pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.
Lurah Lalolara, Chandra Kadiruddin, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi dan tracing TBC yang dilakukan Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Mokoau. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai salah satu sarana untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Penguatan Gerakan Kelurahan Siaga TBC juga terus didorong melalui peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak erat sesuai ketentuan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Masyarakat juga didorong menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dengan memastikan sirkulasi udara dan ventilasi rumah berjalan dengan baik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah penularan TBC di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pemerintah Kota Kendari berharap integrasi sosialisasi, tracing, dan Cek Kesehatan Gratis dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini. Keterlibatan keluarga, kader, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur lainnya juga diharapkan semakin kuat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus, memastikan pasien memperoleh pengobatan hingga tuntas, serta memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan target Kendari Tuntas TBC.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....