Pemkot Kendari Dorong Produksi Pangan Lokal

  • 10 Sep 2026 16:39 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari mendorong penguatan produksi pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kendari, Rabu 9 September 2026.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan penguatan produksi lokal dilakukan melalui pemanfaatan pekarangan dan optimalisasi kawasan persawahan seluas kurang lebih 600 hektare.

“Untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar, kita perlu memperkuat produksi pangan lokal melalui pemanfaatan pekarangan dan optimalisasi kawasan persawahan,” kata Siska.

Menurutnya, kebutuhan pangan untuk program MBG juga dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha dan distributor lokal untuk memperluas pemasaran sekaligus mendukung perekonomian daerah.

Siska mengatakan pasokan telur menjadi salah satu perhatian karena kebutuhan untuk 39 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai sekitar 89 ribu butir per hari.

“Kebutuhan telur untuk program MBG mencapai sekitar 89 ribu butir per hari untuk 39 dapur SPPG, sehingga pasokannya perlu disinkronkan dengan UMKM dan distributor lokal,” ujarnya.

Sinkronisasi tersebut diarahkan agar kebutuhan bahan pangan untuk MBG dapat dipenuhi melalui rantai pasok lokal sekaligus memberikan ruang bagi UMKM dan pelaku usaha daerah untuk terlibat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan ketahanan pangan merupakan fondasi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat sehingga pengawasan terhadap produksi dan distribusi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Ketahanan pangan merupakan fondasi utama stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga pengawasan rantai distribusi perlu diperkuat untuk menjaga ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat,” kata Abdul Rauf.

Ia berharap koordinasi lintas sektor dapat menghasilkan langkah yang berkelanjutan dalam memperkuat produksi, distribusi, dan ketersediaan pangan di Kota Kendari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....