Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Harga Pangan
- 10 Sep 2026 16:39 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari memperkuat pengendalian harga dan ketersediaan pangan melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Pangan Tahun 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan di salah satu hotel di Kendari, Rabu 9 September 2026.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan pengendalian harga pangan berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Pengendalian harga pangan tidak hanya berkaitan dengan angka inflasi, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” kata Siska.
Ia menyebut kenaikan harga beras, gula, minyak goreng, cabai, bawang, dan telur akan langsung dirasakan masyarakat sehingga diperlukan kerja sama antara pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok.
Siska mengatakan distributor, pedagang, Bulog, aparat penegak hukum, DPRD, dan perangkat daerah perlu terlibat dalam menjaga stabilitas harga melalui pemantauan stok, distribusi, dan pergerakan harga di pasar.
“Deteksi dini terhadap stok, kelancaran distribusi, dan pergerakan harga perlu dilakukan agar intervensi dapat dilakukan sebelum harga mengalami kenaikan,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Siska, inflasi Kota Kendari secara year on year pada Agustus 2026 tercatat 3,66 persen, sedangkan inflasi month to month berada pada angka -0,37 persen dengan sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar.
Sementara itu, stok beras di Bulog Sulawesi Tenggara disebut aman hingga sekitar satu setengah tahun ke depan, namun pemerintah tetap melakukan pemantauan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan rakor yang melibatkan Kejaksaan Negeri, Polresta, DPRD, dan Bulog diharapkan memperkuat pengawasan rantai distribusi guna mencegah penimbunan dan menjaga daya beli masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....