Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Monitoring Penyaluran BBM di Muna Barat

  • 08 Sep 2026 14:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Muna Barat - Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan monitoring langsung terhadap penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat kondisi aktual pelayanan di lapangan sekaligus memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kebutuhan masyarakat.

Monitoring tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso, serta Bupati Muna Barat La Ode Darwin, bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Peninjauan dilakukan dengan melihat secara langsung aktivitas pelayanan dan penyaluran BBM di SPBU, termasuk kondisi operasional serta proses pelayanan kepada konsumen. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari lapangan dan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, regulator, pemerintah daerah, dan Pertamina dalam menjaga kualitas distribusi BBM.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan monitoring lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjadi bahan untuk melihat aspek yang masih dapat diperbaiki.

“Monitoring secara langsung memberikan gambaran mengenai kondisi penyaluran dan pelayanan BBM di lapangan. Seluruh hasil monitoring akan kami evaluasi dan tindak lanjuti bersama pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. Harapannya, hasil ini dapat menjadi dasar untuk terus meningkatkan pengawasan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar pelaksanaan distribusi dapat terus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Kami akan melihat setiap temuan dan masukan secara menyeluruh untuk kemudian ditindaklanjuti. Koordinasi antara regulator, pemerintah daerah, dan badan usaha menjadi penting agar penyaluran BBM dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina, Alimuddin Baso, mengatakan monitoring bersama memberikan kesempatan bagi Pertamina untuk melihat langsung kesiapan jaringan distribusi sekaligus memastikan standar pelayanan diterapkan di tingkat SPBU.

“Pertamina terus memastikan jaringan distribusi dan pelayanan BBM berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Melalui monitoring bersama ini, kami dapat melihat kondisi aktual di lapangan dan mendapatkan masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alimuddin.

Alimuddin menambahkan, Pertamina akan berkoordinasi dengan fungsi terkait untuk menindaklanjuti hasil monitoring dan memastikan proses distribusi tetap berjalan secara optimal.

“Setiap masukan yang diperoleh akan kami tindak lanjuti bersama tim di lapangan. Kami ingin memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik, pelayanan kepada konsumen tetap terjaga, dan kebutuhan energi masyarakat dapat dilayani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengapresiasi pelaksanaan monitoring yang melibatkan pemerintah pusat, regulator, dan Pertamina tersebut. Menurutnya, peninjauan langsung memberikan kesempatan untuk melihat kondisi pelayanan BBM sekaligus menyampaikan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kami mengapresiasi monitoring yang dilakukan secara langsung di Muna Barat. Kehadiran pemerintah pusat, BPH Migas, dan Pertamina menjadi kesempatan untuk melihat bersama kondisi pelayanan BBM sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam evaluasi ke depan,” ujar La Ode Darwin.

Ia menambahkan, ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat maupun perekonomian daerah.

“BBM merupakan bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di Muna Barat. Pemerintah daerah siap terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah pusat agar pelayanan energi di wilayah kami dapat berjalan semakin baik,” tambahnya.

Hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing pihak sesuai tugas dan kewenangannya. Koordinasi antara regulator, pemerintah daerah, dan Pertamina akan terus diperkuat untuk memastikan berbagai masukan dari lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga keandalan jaringan distribusi dan meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU melalui evaluasi berkelanjutan, penguatan koordinasi, serta penyempurnaan proses operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berlangsung secara aman, tertib, andal, dan sesuai ketentuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....