FKIK Universitas Muhammadiyah Kendari bersama IDI Sultra Gelar Bakti Sosial

  • 08 Sep 2026 12:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Kendari bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar bakti sosial kesehatan dan khitanan massal di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu, 06 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 IDI Wilayah Sulawesi Tenggara sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi antara institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan dengan organisasi profesi. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat umum, khususnya masyarakat dari Desa Lalowiu, Alebo, Morome, dan Lebo Jaya.

Berbagai layanan dihadirkan mulai dari edukasi kesehatan, skrining dan deteksi dini, konsultasi medis, pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium, pelayanan kesehatan oleh dokter dari berbagai bidang keilmuan, pembagian kacamata baca gratis, hingga khitanan massal.

Bakti sosial tersebut menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan kompetensi profesional tenaga kesehatan. Kolaborasi tersebut melibatkan IDI Cabang Konawe Selatan, Puskesmas Konda, Junior Doctor Network (JDN) IDI Wilayah Sulawesi Tenggara, Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Cabang Suluttengtrago Malut, Asian Medical Students’ Association Universitas Halu Oleo (AMSA-UHO), Klinik Utama Mata JEC Orbita Kendari, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS-Patklin) Cabang Kendari.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Kesehatan turut memberikan dukungan, ditandai dengan kehadiran perwakilan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan. Turut hadir, Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tenggara, dr. La Ode Rabiul Awal, Sp.B. K.BD, dan Ketua PABOI Cabang Suluttengtrago Malut, dr. Tri Tuti Hendarwati, Sp.OT, serta PDS-Patklin Cabang Kendari serta Pimpinan FKIK UM Kendari, Prof. Dr. dr. Juminten Saimin, Sp.OG, Subsp. Obginsos, M.Bio.Et,

Dukungan dari fasilitas pelayanan kesehatan juga diperkuat melalui keterlibatan Klinik Utama Mata JEC Orbita Kendari yang dipimpin oleh Direktur, dr. Deby Trisnawaty M, Sp.M. Dalam kegiatan ini, tim JEC Orbita Kendari memberikan pelayanan pemeriksaan dan edukasi kesehatan mata kepada masyarakat serta membagikan kacamata baca secara gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata.

Ketua Panitia sekaligus Wakil Dekan III FKIK UM Kendari, dr. Moh. Afif Nashrullah, MARS, M.Biomed, menekankan bahwa kegiatan ini sejak awal dirancang bukan sekadar pelayanan kesehatan sesaat, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan institusi pendidikan, organisasi profesi, pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, dan mahasiswa dalam satu gerakan pengabdian kepada masyarakat.

“Keterlibatan berbagai organisasi profesi dan mitra menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bisa menjadi titik temu antara pendidikan, profesionalisme, dan pelayanan kesehatan, perguruan tinggi memiliki kekuatan akademik dan pendidikan, sementara organisasi profesi menghadirkan kompetensi serta jejaring profesional. Ketika keduanya dipertemukan dalam satu kegiatan, manfaat yang dihasilkan diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat” ujarnya.

Giat bakti sosial dan khitanan massal tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng. Dalam arahannya, Rektor UM Kendari menekankan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, khususnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari.

“Kepercayaan dibangun dengan menghadirkan institusi pendidikan secara langsung di tengah masyarakat melalui pelayanan, edukasi, pengabdian, dan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan kesehatan”, ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....