Kurikulum Adaptif Dukung Pembelajaran Anak Autisme

  • 07 Sep 2026 09:01 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Penerapan kurikulum adaptif untuk anak autisme menjadi salah satu topik yang dibahas dalam program Ruang Disabilitas Pro 1, Sabtu, 5 September 2026. Program tersebut menghadirkan Pamela Davis, Psikolog dari Australia, dan Hj. Suhaeny, SE, M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai narasumber.

Kurikulum adaptif dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif, mengingat setiap anak autisme memiliki karakteristik, kemampuan, kebutuhan, dan cara belajar yang berbeda. Karena itu, proses pembelajaran perlu memberikan ruang bagi penyesuaian agar anak dapat mengikuti kegiatan pendidikan secara optimal.

Kurikulum adaptif bukan berarti mengurangi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Sebaliknya, penyesuaian pembelajaran dilakukan agar materi, metode, media, maupun kegiatan belajar dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

Dalam penerapannya, guru dapat menggunakan instruksi yang lebih sederhana dan jelas, bantuan visual, pembagian tugas menjadi langkah-langkah kecil, serta memberikan waktu belajar yang sesuai dengan kemampuan anak. Pendekatan tersebut dapat membantu anak memahami materi dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih nyaman.

Selain kemampuan akademik, pembelajaran bagi anak autisme juga perlu memperhatikan perkembangan komunikasi, interaksi sosial, kemandirian, dan keterampilan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademis, tetapi juga dari perkembangan kemampuan anak secara menyeluruh.

Pamela Davis memberikan perspektif dari bidang psikologi mengenai pentingnya memahami kebutuhan individual anak autisme dalam proses pendidikan. Sementara itu, Hj. Suhaeny memberikan perspektif dari sisi penyelenggaraan pendidikan di daerah, khususnya dalam mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif di Sulawesi Tenggara.

Kolaborasi antara tenaga pendidik, psikolog, orang tua, sekolah, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam memastikan penerapan kurikulum adaptif dapat berjalan secara efektif. Komunikasi antarpihak diperlukan agar strategi pembelajaran yang diterapkan benar-benar sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik.

Pembahasan dalam Ruang Disabilitas Pro 1 diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan anak autisme.

Melalui kurikulum yang adaptif dan lingkungan belajar yang inklusif, anak autisme diharapkan memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, mengembangkan potensi, serta membangun kemandirian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....