Warga Wuna Hilang di Hutan saat Pasang Jerat Ayam
- 06 Sep 2026 05:00 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Seorang warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan hilang di kawasan hutan desa setempat saat memasang jerat ayam hutan.
Korban diketahui bernama La Baadi (63). Ia dilaporkan belum kembali ke rumah setelah pergi memasang jerat ayam hutan pada Kamis, 3 September 2026 sekitar jam 07.00 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan, informasi mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada Sabtu, 5 September 2026 sekira jam 15.40 Wita. Laporan tersebut disampaikan Abdul Kadir yang juga merupakan keponakan korban.
“Korban pergi memasang jerat ayam hutan di sekitar hutan Desa Wuna hingga keesokan harinya belum kembali,” ungkapnya dalam grup Basarnas Press Release.
Dikatakannya, pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat korban memasang jerat. Dalam pencarian tersebut, mereka hanya menemukan tempat air minum dan kotak rokok milik korban.
Pencarian oleh keluarga dan warga telah dilakukan, namun hingga laporan diterima Basarnas, korban belum ditemukan.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.05 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan memberikan bantuan SAR. Jarak lokasi kejadian dengan unit siaga SAR Muna diperkirakan sekitar 34 kilometer," katanya.
Dalam operasi pencarian, lanjut dia, Basarnas melibatkan unsur SMC dan staf, unit siaga SAR Muna, aparat desa, warga sekitar serta keluarga korban. Tim juga membawa sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 14 kilometer per jam dari arah timur laut. Hingga informasi tersebut disampaikan, operasi pencarian terhadap La Baadi masih berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....