740 Mahasiswa UMW Jalani Tes Narkoba saat PKKMB

  • 30 Agt 2026 20:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sebanyak 740 mahasiswa reguler Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pemeriksaan tersebut difokuskan pada deteksi penyalahgunaan narkoba.

Pemeriksaan dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian PKKMB yang berlangsung selama tiga hari di UMW Kendari.

Ketua Panitia PKKMB UMW yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Syawal Abdurrahman, mengatakan jumlah 740 mahasiswa tersebut belum mencakup peserta dari program Apoteker, Ners, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan S2.

“Untuk jumlah peserta yang sekarang terdata itu, di luar dari Apoteker, Ners, kemudian RPL dan S2, itu 740. Kalau kita total keseluruhan, kurang lebih 900-an mahasiswa untuk angkatan tahun 2026,” jelasnya.

Untuk memperlancar pemeriksaan, panitia membagi lokasi tes menjadi tujuh posko. Setiap posko melayani sekitar 110 peserta dengan dukungan tujuh tim yang diturunkan BNN Sultra.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung selama satu hari dengan fokus pada tes narkoba menggunakan enam parameter. Pemilihan enam parameter tersebut dilakukan setelah panitia mempertimbangkan karakteristik mahasiswa baru yang sebagian besar masih berada pada kelompok usia remaja.

“Kalau tes kesehatan, kami koordinasi dengan BNN Provinsi. Jadi memang lokasi didasarkan pada jumlah peserta, di mana satu posko itu kurang lebih 110 orang yang tes. Untuk tes kesehatan ini, memang konsennya itu di pemeriksaan narkoba. Parameter yang digunakan, enam parameter,” lanjutnya.

Panitia memastikan pelaksanaan pemeriksaan berjalan tanpa kendala berarti. Seluruh mahasiswa yang telah terdata juga diupayakan dapat memperoleh layanan pemeriksaan meskipun proses pendaftaran mahasiswa berlangsung hingga 28 Agustus 2026.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada kendala terkait dengan hasil pemeriksaan. Dan kami harapnya tidak ada kendala. Alhamdulillah, insyaAllah sudah terkover semua,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, panitia PKKMB UMW juga menyiapkan berbagai bentuk pelayanan untuk memberikan kenyamanan kepada mahasiswa baru selama mengikuti rangkaian kegiatan kampus.

Pelayanan tersebut antara lain penyediaan konsumsi bagi peserta. Panitia menyiapkan makanan dan kue dari penyedia yang telah dipilih sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang nyaman selama kegiatan berlangsung.

Syawal mengatakan pelayanan kepada mahasiswa menjadi bagian dari komitmen UMW dalam memberikan pengalaman awal yang baik bagi mahasiswa baru. Hal tersebut diharapkan membuat peserta merasa nyaman selama mengikuti seluruh rangkaian PKKMB.

“Ya memang secara konsisten kami menjaga itu. Supaya lebih nyaman, mahasiswa itu tahu bahwa memang di Mandala Waluya kami menyediakan servis yang premium. Itu sebenarnya yang kami harapkan,” ujarnya.

Pelaksanaan tes narkoba dalam PKKMB juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan dan bahaya penyalahgunaan narkoba sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Syawal berharap rangkaian PKKMB berjalan lancar dan mahasiswa semakin memiliki perhatian terhadap kesehatan, khususnya dalam menjauhi narkoba. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri.

“Harapannya kami untuk hari pertama ini tidak ada kendala. InsyaAllah mungkin ke depannya mahasiswa bisa lebih care lagi terkait dengan kesehatan, terutama narkoba,” harapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....