OJK Sultra Siapkan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari
- 21 Agt 2026 16:48 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra mematangkan persiapan pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Kendari pada minggu ketiga atau keempat Oktober 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Muki Café Kendari dan dihadiri 47 perwakilan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) serta perwakilan Event Organizer.
Kepala OJK Sultra sekaligus Pembina FKIJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan BIK 2026 akan menjadi ruang kolaborasi industri jasa keuangan, pemerintah daerah, UMKM, komunitas dan masyarakat untuk memperluas literasi serta akses terhadap produk dan layanan keuangan.
“BIK menjadi momentum untuk memperkuat sinergi industri jasa keuangan dengan pemerintah daerah, UMKM, komunitas, dan masyarakat. Karena itu, rangkaian kegiatan yang disiapkan harus mampu menghadirkan edukasi keuangan sekaligus membuka akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan,” ujar Bismi.
Menurut Bismi, keterlibatan industri jasa keuangan tidak hanya melalui booth dan expo, tetapi juga melalui kegiatan edukasi, budaya, UMKM, olahraga, kompetisi antara industri jasa keuangan dan masyarakat, serta kegiatan kreatif lainnya.
Dalam persiapannya, UMKM Expo direncanakan menyediakan ruang bagi lebih dari 40 UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka akses terhadap layanan dan pembiayaan dari industri jasa keuangan.
Pemerintah daerah juga akan dilibatkan dalam rangkaian BIK 2026 dengan menargetkan sedikitnya 12 kepala daerah berpartisipasi menampilkan ciri khas daerah masing-masing melalui pakaian, makanan, tarian dan berbagai produk budaya kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Selain expo dan kegiatan budaya, BIK 2026 akan diramaikan BIK Night Run dengan kategori 5K dan 10K serta Video Competition bertema edukasi keuangan sebagai sarana literasi yang memanfaatkan pendekatan digital.
Rangkaian kegiatan juga direncanakan dikolaborasikan dengan pasar murah, layanan Samsat Keliling, SIM Keliling, serta layanan pembuatan paspor dari Imigrasi sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan publik secara lebih dekat.
Menurut Bismi, OJK Sultra terus mendorong kolaborasi antara industri jasa keuangan dan berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan BIK 2026 tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi mampu memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....