Koltim Dinobatkan Kabupaten Teraktif dalam Harmonisasi Produk Hukum Daerah
- 20 Agt 2026 19:50 WIB
- Kendari
RRI,CO.ID, Kendari – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dalam memperkuat kualitas regulasi daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Koltim dinobatkan sebagai Kabupaten Teraktif dalam Harmonisasi Produk Hukum Daerah.
Penghargaan tersebut diterima Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., bersama Kabag Hukum Setda Koltim Abdul Rahmat Rahman, S.H., pada Upacara Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sultra, Kendari, Rabu (19 Agustus 2026).
Capaian tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi Pemkab Koltim dalam memastikan proses pembentukan regulasi daerah berjalan sesuai ketentuan dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Bagi Pemkab Koltim, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menghadirkan regulasi yang berkualitas, terarah, harmonis, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Regulasi yang baik tentunya harus memberikan manfaat dan kepastian hukum bagi masyarakat,” kata Yosep.
Menurutnya, harmonisasi produk hukum memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah harus mempunyai dasar hukum yang kuat dan tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.
Sementara itu, Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 mengusung tema “Mengabdi Untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045.” Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Hukum dalam membangun sistem hukum yang mendukung pembangunan.
Pemkab Koltim pun berkomitmen mempertahankan prestasi tersebut dengan terus meningkatkan koordinasi dan harmonisasi dalam penyusunan produk hukum daerah.
(Diskominfo)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....