Karantina Sultra Kawal Lalu Lintas 1.500 Batang Bibit Tebu Asal Lampung
- 20 Agt 2026 12:10 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari - Petugas Karantina Sulawesi Tenggara melaksanakan pengawasan terhadap pemasukan komoditas tumbuhan melalui Cargo Satuan Pelayanan Bandara Haluoleo. Kamis ,20 Agustus 2026.
Komoditas yang diawasi berupa 1.500 batang bibit tebu (Saccharum officinarum) yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dengan tujuan Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Kepala Karantina Sultra A.Azhar mengatakan Pengawasan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tindakan karantina untuk memastikan setiap media pembawa tumbuhan yang masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara memenuhi persyaratan karantina serta terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang berpotensi mengancam kesehatan tanaman dan sektor pertanian di daerah.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap komoditas dan dokumen persyaratan karantina. Pemeriksaan meliputi kesesuaian jenis, jumlah, asal dan tujuan pengiriman, serta kondisi fisik bibit tebu. Pengawasan juga dilakukan untuk memastikan bibit yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan karantina dan tidak membawa organisme pengganggu tumbuhan," ujar A.Azhar.
Bibit tebu merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai penting dalam mendukung pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, pengawasan lalu lintas bibit menjadi langkah penting untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit tumbuhan ke wilayah Sulawesi Tenggara.
Melalui pengawasan di Cargo Satuan pelayanan Bandara Haluoleo, Karantina Sulawesi Tenggara terus berkomitmen memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas pertanian serta memberikan pelayanan karantina yang cepat, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....