Sinergi Program Budidaya Ikan Nila Teknologi Bioflok Desa Alebo

  • 19 Agt 2026 19:32 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID,Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari bersama Institut Teknologi Kesehatan Avicenna Kendari meluncurkan program budidaya ikan nila sistem bioflok di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, guna memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat desa berlangsung Kamis 13 Agustus 2026

Anggota Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Kendari Iin Nurdiyanty Nurdin., mengatakan , sistem bioflok dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air, sehingga cocok dikembangkan di lingkungan perdesaan.

" Budidaya ikan ini bisa menjadi alternatif usaha yang produktif sekaligus menyediakan sumber protein hewani yang terjangkau bagi keluarga di desa," ujar Lely Okmawaty Anwar

Dikatakan, kegiatan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Desa Binaan Tahun 2026 dengan melibatkan dua kelompok sasaran utama, yaitu Kelompok Tani Al-Hikmah dan Kelompok Dasawisma Srikandi Konda, yang masing-masing beranggotakan 20 orang.

Sementara Mustam dari Universitas Muhammadiyah Kendari menjelaskan , program ini tidak hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga mencakup pengolahan hasil panen, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran produk agar hasil budidaya bernilai jual lebih tinggi.

" Tujuan akhirnya adalah mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada pertanian lahan kering ,” ujar Mustam

Di tempat yang sama Dustan dari Institut Teknologi Kesehatan Avicenna Kendari menjelaskan keragaman latar belakang keilmuan ini dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam merancang program yang tidak hanya berbasis teknis produksi, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, pengolahan pangan, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

“ Program dirancang yang tidak hanya berbasis teknis produksi, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan pengolahan pangan ,” ujar Dustan

Dengan adanya transfer teknologi dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan desa Alebo mampu menjadi desa percontohan dalam penerapan teknologi tepat guna. Kerja sama antara kampus, pemerintah desa, dan masyarakat ini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan desa yang mandiri pangan, inovatif, dan sejahtera melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal yang dimilikinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....