KKP dan Pemprov Sultra Kirim 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

  • 19 Agt 2026 06:27 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirim sekitar 50 ton bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengecek langsung bantuan yang telah disiapkan di atas kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Senin (17 Agustus 2026).

Bantuan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Orca 06 milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Perjalanan menuju NTT diperkirakan memerlukan waktu dua hingga tiga hari, dengan mempertimbangkan kondisi KKP dan Pemprov Sultra Kirim 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Dari total bantuan sekitar 50 ton, sebanyak 40 ton berasal dari KKP dan 10 ton dari Pemprov Sultra. Bantuan terdiri atas beras, mi instan, minyak goreng, gula, biskuit, ikan kaleng, popok bayi, obat-obatan serta kebutuhan dasar lainnya.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pengiriman bantuan dilakukan setelah koordinasi dengan satuan tugas di Maumere, NTT, terkait kondisi masyarakat yang terdampak gempa.

“Saudara-saudara kita mengalami musibah bencana alam, gempa yang cukup serius. Kami di sini berkoordinasi juga dengan Pak Gubernur untuk mengumpulkan bantuan,” ujar Sakti.

Menurut Sakti, bantuan yang dikirim menjadi tahap awal. KKP masih melakukan identifikasi terhadap masyarakat terdampak, terutama yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan, untuk menentukan kebutuhan bantuan berikutnya.

“Yang pasti, sama seperti yang pernah kita lakukan di Aceh, kita tidak berhenti. Kita selalu melakukan identifikasi, khususnya masyarakat-masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak,” katanya.

Sakti juga menyampaikan komitmen KKP untuk terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Sultra. Setelah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama selesai, sekitar 60 titik lainnya direncanakan dibangun di wilayah Sultra.

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan keterlibatan Pemprov Sultra dalam pengiriman bantuan menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Sultra terhadap warga NTT yang terdampak bencana.

“Alhamdulillah, saat ini sedang dilakukan pemuatan bantuan yang tadi dijelaskan Pak Menteri, sekitar 50 ton. Kita berharap dalam waktu dua sampai tiga hari barang ini sudah sampai ke NTT dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” ujarnya.

Andi Sumangerukka juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri KKP atas perhatian dan dukungan terhadap Sultra, termasuk dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pesisir. Pemprov Sultra juga berkomitmen mendukung pengembangan kawasan serta kehidupan masyarakat di sekitar kampung nelayan.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan masyarakat Sulawesi Tenggara mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Bapak Menteri KKP. Semoga apa yang menjadi niat baik kita ini berjalan lancar dan aman,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....