Wakapolda Sultra Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Pengabdian

  • 18 Agt 2026 12:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra, Senin (17nAgustus 2026).

Upacara diikuti Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, para perwira, bintara, tamtama, serta ASN Polri di lingkungan Polda Sultra.

Dalam upacara tersebut, Wakapolda Sultra membacakan amanat Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. Amanat tersebut mengajak seluruh personel menjadikan momentum kemerdekaan sebagai refleksi atas perjuangan para pendahulu bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka.

Kapolda menekankan perjuangan menjaga kemerdekaan pada masa kini memiliki bentuk yang berbeda. Polri bersama seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab mengisi kemerdekaan melalui pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanat tersebut, tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Perbedaan suku, budaya, bahasa, serta latar belakang masyarakat dinilai sebagai kekuatan yang dapat menjadi modal dalam membangun Indonesia yang lebih maju.

Kapolda juga menegaskan keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilihat dari menurunnya gangguan kamtibmas. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan secara langsung melalui pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum yang profesional.

Personel Polri dituntut hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, memberikan perlindungan kepada korban, membantu menyelesaikan konflik, serta menegakkan hukum secara tegas, adil, dan tanpa pandang bulu.

Seluruh jajaran Polda Sultra juga diminta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Komunikasi dengan masyarakat perlu diperkuat, termasuk melalui deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat menjadi bagian dari langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolda turut mengingatkan personel mengenai pentingnya sinergi dengan berbagai pihak. Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, media, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat.

Sinergi tersebut menjadi salah satu kunci dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Pada bagian akhir amanat, Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Kapolda juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 mengenai pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat.

Kepercayaan masyarakat menjadi kekuatan utama Polri yang harus dipertahankan melalui integritas, profesionalisme, serta pengabdian yang konsisten.

Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, jajaran Polda Sultra diharapkan semakin memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Semangat kemerdekaan juga menjadi dorongan bagi seluruh personel untuk terus bekerja secara profesional, menjaga keamanan, serta memberikan perlindungan dan pelayanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....