Kapal Barang GT 8 Mati Mesin dan Bocor di Perairan Tanjung Taipa
- 13 Agt 2026 06:08 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari-Sebuah kapal barang GT 8 dengan dua orang di dalamnya mengalami kecelakaan di sekitar perairan Tanjung Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Rabu 12 Agustus 2026 malam. Dua orang yang berada di atas kapal tersebut diketahui bernama Ismail dan Doni.
Kapal tersebut dilaporkan mati mesin dan mengalami kebocoran, sehingga membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan (SAR).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S melalui rilis resminya menyebutkan, informasi kecelakaan diterima Comm Centre KPP Kendari dari pemilik kapal, Asri, sekitar pukul 22.55 Wita.
Setelah menerima informasi, pada pukul 23.15 Wita Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) untuk memberikan bantuan SAR.
Jarak antara Pos SAR Konawe Utara dengan lokasi kejadian diperkirakan sekitar 20 nautical mile (NM) atau sekitar 37 kilometer.
Berdasarkan kronologi, kapal barang GT 8 tersebut berlayar dengan rute Vessel Tonase menuju Pulau Bahubulu, Konawe Utara. Sekitar pukul 22.45 Wita, kapal mengalami mati mesin dan kebocoran di sekitar perairan Tanjung Taipa.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat antara lain SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, serta Polair Konawe Utara.
Tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan medis dan evakuasi SAR, peralatan komunikasi serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin 8,1 kilometer per jam dari arah timur dan ketinggian gelombang sekitar satu meter berdasarkan informasi BMKG.
"Telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu kapal barang GT 8 POB dua orang yang mati mesin dan mengalami kebocoran di sekitar Tanjung Taipa," ungkapnya di grup Basarnas Press Release.
Sebagai informasi, hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban masih berlangsung. Perkembangan operasi SAR selanjutnya akan disampaikan oleh KPP Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....