Kolaborasi Wisata Alam Budaya Dorong Ekonomi Kreatif Kendari
- 05 Agt 2026 07:14 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kolaborasi antara potensi wisata alam dan budaya dinilai mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Kendari. Sinergi tersebut dapat menciptakan daya tarik wisata yang lebih beragam sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.
Pandangan tersebut disampaikan Ketua Program Studi Magister (S2) Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo, Dr. La Ode Aris, S.Sos., M.A., saat menjadi narasumber dalam dialog Tonga Oleo Pro 4 RRI Kendari, Selasa 04 Agustus 2026.
La Ode Aris menjelaskan, kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Kendari, mulai dari tradisi, seni pertunjukan, kuliner, hingga kearifan lokal, memiliki nilai ekonomi ketika dipadukan dengan destinasi wisata alam. Perpaduan tersebut mampu menghadirkan pengalaman wisata yang khas dan berbeda bagi setiap pengunjung.
Menurut La Ode Aris, pengembangan pariwisata berbasis budaya perlu tetap menjaga nilai-nilai autentik yang hidup di tengah masyarakat. Pelestarian budaya menjadi fondasi penting agar identitas daerah tetap terjaga sekaligus memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Pelaku ekonomi kreatif juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk unggulan, seperti kerajinan tangan, kuliner tradisional, fesyen berbasis budaya, hingga konten digital yang mengangkat kekayaan lokal. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dapat memperkuat promosi serta meningkatkan daya saing pariwisata Kendari.
Melalui sinergi wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif, Kota Kendari diharapkan mampu menghadirkan destinasi yang berkarakter, memperluas lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat citra daerah sebagai tujuan wisata unggulan di Sulawesi Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....