Bijak Bermedia Cegah Ujaran Kebencian Bernuansa Agama
- 05 Agt 2026 07:13 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Penggunaan media sosial secara bertanggung jawab menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya ujaran kebencian bernuansa agama. Setiap pengguna media digital memiliki peran menjaga ruang publik tetap aman, damai, dan penuh sikap saling menghormati.
Pesan tersebut disampaikan Syawal Adrafi, Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Kendari, saat menjadi narasumber dalam program Spada Pro 2 RRI Kendari bersama penyiar Lindsa, Selasa 04 Agustus 2026..
Syawal Adrafi menjelaskan, setiap informasi yang diterima melalui media sosial perlu diperiksa kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain. Penyebaran informasi tanpa verifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman, memperbesar konflik, serta memunculkan ujaran kebencian yang merugikan banyak pihak.
Menurut Syawal Adrafi, ajaran agama mengajarkan sikap santun dalam berbicara maupun menulis, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghina, merendahkan, ataupun menyerang kelompok lain.
Generasi muda juga didorong memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan nilai toleransi, persaudaraan, dan kedamaian. Konten yang edukatif serta menyejukkan dapat menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi yang beredar setiap hari.
Melalui literasi digital dan pemahaman keagamaan yang baik, masyarakat diharapkan semakin bijak bermedia, mampu menolak ujaran kebencian bernuansa agama, serta ikut memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....