Nelayan Hilang Asal Runduma Belum Diemukan

  • 04 Agt 2026 07:32 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Artasi (55), yang diduga terjatuh dari longboat saat memancing belum berhasil ditemukan Tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan, pencarian pada hari ketiga dilakukan di sekitar perairan Tanjung Runduma Hingga pukul 16.45 Wita. Namun, hasil pencarian masih nihil sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa 4 Agustus 2026 pukul 07.00 Wita.

"Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian hingga pukul 16.45 Wita dengan hasil nihil. Operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi," ujarnya dalam group Basarnas Press release, Senin 3 Agustus 2026.

Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin mencapai 26 kilometer per jam dan tinggi gelombang berkisar antara 1 hingga 1,8 meter berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Operasi SAR melibatkan SMC dan staf KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, aparat Desa Runduma, masyarakat setempat, serta keluarga korban. Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, AquaEye, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya," katanya.

Amiruddin A.S menjelaskan, berdasarkan kronologi, La Ode Artasi berangkat memancing seorang diri menggunakan longboat pada Jumat 31 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 Wita di sekitar tubir Pulau Runduma bagian timur.

"Dua jam kemudian, sekitar pukul 17.00 Wita, seorang nelayan bernama La Nona menemukan longboat milik korban dalam kondisi kemasukan air. Perahu tersebut kemudian ditarik ke Desa Runduma," jelasnya.

"Keluarga bersama masyarakat setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan longboat. Namun hingga laporan diterima Basarnas, korban belum berhasil ditemukan," ucapnya.

Di tengah proses pencarian, Anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, Muhammad Ikbal berpesan, agar masyarakat terus mendoakan keselamatan La Ode Artasi. Di mata Muhammad Ikbal korban merupakan pelaut berpengalaman yang sehari-hari mencari nafkah di laut untuk keluarganya.

"Pada tanggal 31, Bapak La Ode Artasi berangkat melaut seperti biasa untuk mencari nafkah demi keluarga tercinta. Namun, musibah yang tidak pernah kami duga terjadi. Beliau terjatuh dari perahunya, dan hingga hari ini masih dalam proses pencarian. Insya Allah, kami yakin Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi beliau di mana pun berada. Kami terus memanjatkan doa agar beliau segera ditemukan dalam keadaan terbaik menurut kehendak-Nya," ujar Muhammad Ikbal pada caption Facebooknya.

Ia menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim SAR Wakatobi, para nelayan, masyarakat, serta semua pihak yang telah terlibat.

"Yang tanpa lelah membantu proses pencarian orang tua kami dari Runduma. Bapak La Ode Artasi adalah seorang pelaut ulung. Laut bukanlah hal yang asing bagi beliau. Kami percaya setiap ikhtiar yang dilakukan akan selalu diiringi doa dan harapan. Harapan tidak pernah padam selama doa terus dipanjatkan. Kami yakin, Allah adalah sebaik-baik penjaga, dan setiap usaha yang dilakukan dengan tulus tidak akan pernah sia-sia.” tuturnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....