Pencarian Hari Kedua Nelayan Runduma Belum Membuahkan Hasil

  • 03 Agt 2026 10:59 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Tim SAR Gabungan kembali menghentikan sementara pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari longboat di perairan Tanjung Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga Minggu 2 Agustus 2026 pukul 17.00 Wita.

Memasuki hari kedua operasi, pencarian belum juga membuahkan hasil. Korban diketahui bernama La Ode Artasi (55), warga Desa Runduma, Kecamatan Tomia. Ia dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari longboat saat memancing di sekitar tubir Pulau Runduma bagian timur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S menjelaskan, berdasarkan kronologi, pada Jumat 31 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 Wita, korban berangkat memancing menggunakan longboat.

"Kemudian sekitar jam 17.00 Wita, seorang nelayan bernama La Nona menemukan longboat milik korban dalam kondisi kemasukan air. Perahu tersebut kemudian ditarik kembali ke pulau Runduma," ujarnya dalam group Basarnas Press Release, Minggu 2 Juli 2026.

Kata dia, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya longboat, namun korban belum ditemukan hingga laporan diterima. Selanjutnya, Basarnas Kendari mengerahkan tim untuk melaksanakan operasi pencarian.

Selama operasi hari kedua, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin mencapai 28 kilometer per jam dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,5 meter berdasarkan informasi BMKG.

"Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin 3 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 Wita dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan," ungkapnya.

Ia menyebutkan, operasi SAR melibatkan personel dari KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, aparat desa, masyarakat, serta keluarga korban. Tim didukung berbagai peralatan, di antaranya Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, AquaEye, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....