Gerakan Tanam Serempak OPLAH dan Cetak Sawah Rakyat Perkuat Pangan Konawe

  • 01 Agt 2026 20:23 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari Pemerintah Kabupaten Konawe mendukung pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dipusatkan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Desa Kumapo, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, yang merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian dalam mempercepat pemanfaatan lahan pertanian baru sebagai upaya meningkatkan produksi pangan nasional berlangsung Jumat 31 Juli 2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Dr. Ferdinand, S.P., M.H., mengatakan daerah ini memiliki potensi pertanian yang besar dengan dukungan infrastruktur irigasi yang memadai. Menurutnya, pengembangan lahan sawah baru harus direncanakan secara terintegrasi dengan jaringan irigasi agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Ia juga menegaskan pentingnya penyediaan benih unggul, penguatan mekanisasi pertanian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani sebagai faktor utama dalam mendukung peningkatan hasil produksi. Pemerintah Kabupaten Konawe menargetkan peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali tanam dalam setahun (IP 300) melalui optimalisasi sarana dan prasarana pertanian.

“ Penyediaan benih unggul, penguatan mekanisasi pertanian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani sangat penting sebagai faktor utama mendukung peningkatan hasil produksi “ ujar Sekda Ferdinand

Ia menjelaskan, program Gerakan Tanam Serempak OPLAH dan Cetak Sawah Rakyat merupakan salah satu strategi Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan lahan hasil program Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR). Melalui program ini diharapkan luas tanam terus bertambah, produktivitas padi meningkat, dan kesejahteraan petani semakin baik.

Pemerintah Kabupaten Konawe optimistis sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan akan semakin memperkuat posisi Konawe sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Kegiatan Gerakan Tanam Serempak Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR turut di hadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Besar Pelatihan Pertanian, Balai Proteksi Tanaman Pangan, unsur TNI, dinas pertanian provinsi dan kabupaten, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, petani milenial, serta insan pertanian dari 25 provinsi pelaksana program OPLAH dan CSR.

Penanaman dilaksanakan pada lahan seluas 30 hektare dari total pengembangan 45 hektare lahan Cetak Sawah Rakyat di Desa Kumapo. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pemanfaatan lahan sawah baru secara produktif guna mendukung peningkatan produksi pangan dan percepatan pencapaian swasembada pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....