Gedung Baru Sekolah Rakyat Kendari Siap Tampung Ratusan Siswa Kurang Mampu

  • 30 Jul 2026 12:43 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari:Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari menerima 206 siswa baru pada tahun ajaran ini melalui hasil penjangkauan yang dilakukan oleh Dinas Sosial, pendamping PKH, dan Sentra Meohai Kendari. Sekolah tersebut juga bersiap pindah ke gedung permanen baru pada 31 Juli 2026.

Kepala SRMP 25 Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, menyampaikan, dari total siswa baru tersebut terdiri atas 26 siswa setara SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Seluruh siswa merupakan hasil penjangkauan dari kelompok masyarakat kurang mampu, termasuk yang berisiko putus sekolah.

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan berlangsung di gedung baru yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum. Kegiatan tersebut direncanakan turut dihadiri oleh Menteri Sosial.

Pihak sekolah saat ini terus memantau progres pembangunan gedung sekaligus melakukan proses pemindahan fasilitas dari lokasi lama ke gedung permanen.

Selain itu, pemerintah juga tengah merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga guru dan wali asuh asrama. Penambahan tenaga ini ditargetkan terealisasi pada Oktober mendatang guna mendukung rencana penambahan sekitar 270 siswa pada tahun ajaran 2026-2027.

Pihak sekolah mengakui terdapat tantangan dalam proses pembelajaran, mengingat sebagian besar siswa berasal dari latar belakang ekonomi miskin dan miskin ekstrem, serta memiliki keterlambatan dalam kemampuan dasar seperti literasi dan numerasi.

Kegiatan belajar mengajar berlangsung dari pukul 07.30 hingga 15.30 atau 16.00 Wita pada hari Senin hingga Jumat. Selanjutnya, siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan asrama pada sore hingga malam hari.

Pada akhir pekan, kegiatan difokuskan pada pembinaan asrama serta jadwal kunjungan orang tua. Sistem sekolah berasrama gratis ini mendapat respons positif dari orang tua siswa karena seluruh kebutuhan pendidikan ditanggung oleh negara.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....