Penyandang Disleksia Bukan Bodoh, Melainkan Memiliki Talenta Unik
- 30 Jul 2026 09:21 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Indonesia Dyslexia Specialist Teacher, Yuliana Syani Bittikaka, S.Psi., Dipl. Montessori, mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap anak penyandang disleksia. Menurutnya, anak disleksia bukan anak yang bodoh maupun nakal, melainkan memiliki cara belajar yang berbeda serta talenta dan keunikan yang perlu dikenali dan dikembangkan.
Yuliana menjelaskan, banyak anak disleksia justru memperoleh stigma negatif karena lingkungan belum memahami kondisi mereka. Padahal, jika tidak mendapatkan perhatian dan pendampingan yang tepat, anak-anak tersebut berisiko kehilangan rasa percaya diri, mengalami masalah perilaku, hingga menghadapi persoalan sosial di masa depan.
"Jangan memberi label negatif kepada mereka. Anak disleksia bukan bodoh dan bukan nakal. Mereka memiliki kelebihan yang harus kita cari tahu bersama. Tugas kita adalah memberikan dukungan, baik secara psikologis maupun melalui aktivitas positif agar mereka mampu mengenali potensi dirinya," ujarnya.
Menurut Yuliana, anak disleksia umumnya memiliki karakter yang aktif sehingga membutuhkan ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya. Dukungan keluarga, guru, dan lingkungan menjadi kunci agar mereka dapat berkembang secara optimal.
Sejak tahun 2024, Yuliana aktif berkolaborasi dengan Gerakan Bhinneka yang berpusat di Bandung dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai disleksia. Sekolah tempatnya mengajar juga terpilih sebagai salah satu lokasi sosialisasi mengenai disleksia kepada masyarakat dan dunia pendidikan.
Selama dua tahun terakhir, Yuliana mengembangkan layanan pembelajaran khusus bagi anak disleksia. Selain memberikan les membaca dan menulis, proses pembelajaran dilakukan menggunakan metode multisensori yang memanfaatkan berbagai alat bantu edukatif untuk memudahkan anak memahami materi sesuai gaya belajar mereka.
Melalui pendekatan tersebut, Yuliana berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda. Dengan dukungan yang tepat, anak disleksia dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan mampu meraih prestasi sesuai potensi yang dimiliki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....