BLUD UPTD Puskesmas Perumnas Gelar Cek Kesehatan Gratis di RRI Kendari

  • 28 Jul 2026 12:03 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari melalui BLUD UPT Puskesmas Perumnas terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan primer.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Kendari dengan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi para pegawai.

Kepala BLUD UPT Puskesmas Perumnas Kendari, Anwar, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas.

“Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas LPP RRI Kendari ini merujuk pada Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas. Puskesmas itu merupakan fasilitas kesehatan primer untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memenuhi aspek promotif dan preventif, khususnya bagi pegawai dengan mobilitas kerja yang tinggi.

“Tujuannya apa? Yang pertama, pemenuhan promotif seperti yang dilakukan RRI ini. Yang kedua, pemenuhan preventif atau pencegahan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis Puskesmas Perumnas melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pemantauan indikator kesehatan penting seperti tekanan darah dan kadar gula darah.

Penanggung Jawab Kluster 1 Puskesmas Perumnas Kendari, Ismawati, menyebutkan salah satu fokus utama dalam layanan ini adalah skrining kadar gula darah sebagai bagian dari program pemerintah.

“Program pemerintah untuk cek kesehatan gratis itu adalah cek gula darah. Jadi itu yang kita pantau. Kapan dia tinggi, itu kita konsul ke dokter. Kalau dokter sudah menyarankan untuk harus sudah minum obat, berarti harus sudah minum obat. Ada obat yang kami kasih,” ujarnya.

Selain skrining awal, peserta juga mendapatkan layanan konsultasi medis serta tindak lanjut pengobatan bagi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, sebagai upaya meningkatkan kesadaran deteksi dini kesehatan di lingkungan kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....