Pemkot Kendari Tanam 1.000 Mangrove
- 27 Jul 2026 14:20 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Memperingati Hari Mangrove sedunia tahun 2026, pemerintah kota (Pemkot) Kendari lakukam penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Minggu, 26 Juli 2026.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam sambutannya yang di bacakan Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan menyampaikan dukungan pemerintah Kota Kendari terhadap program penanaman mangrove.
Amir Hasan juga menegaskan mangrove bukan sekadar tanaman pesisir, melainkan aset penting yang harus dijaga demi masa depan.
“Penanaman mangrove merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi kawasan pesisir, menjaga produktivitas laut, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, serta memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati ekosistem yang lestari,” ujarnya.
Sekda menjelaskan, sebagai kota yang tumbuh mengelilingi Teluk Kendari, keberadaan mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi, mengurangi energi gelombang, menahan intrusi air laut, sekaligus menjadi habitat berbagai jenis ikan, kepiting, udang, burung, dan satwa pesisir lainnya. Ia juga mengingatkan bahwa mangrove merupakan bagian dari identitas geografis Kota Kendari yang harus dipertahankan keberadaannya.
Selain manfaat ekologis, Amir Hasan mengungkapkan mangrove juga memiliki nilai penting dalam menghadapi perubahan iklim. Secara ilmiah, ekosistem mangrove dikenal sebagai salah satu penyimpan karbon paling efektif dibandingkan banyak jenis hutan daratan, sehingga menjadi bagian penting dari blue carbon ecosystem.
Upaya penanaman mangrove, lanjutnya, juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang aksi terhadap perubahan iklim dan tujuan ke-14 mengenai pelestarian ekosistem laut dan pesisir.
Sekda menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari kemampuan seluruh pihak dalam merawat hingga mangrove tumbuh menjadi hutan yang sehat. Karena itu, Sekda mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, sekolah, komunitas hingga masyarakat untuk menjadikan pelestarian mangrove sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.
Lebih lanjut Amir Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus memperkuat perlindungan kawasan pesisir melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.
kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove dan berharap setiap pohon yang ditanam menjadi warisan lingkungan yang mampu melindungi pesisir Kota Kendari serta menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masa depan generasi mendatang.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Kota Kendari, perwakilan instansi vertikal, perbankan, organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....