Hari Keempat Pencarian, Nelayan Hilang Asal Buton Belum Ditemukan
- 25 Jul 2026 22:23 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki hari keempat.
Korban diketahui bernama La Jedi (43), warga Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Hingga sore hari, pada Sabtu 25 Juli 2026, Tim SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan keberadaannya.
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, korban berangkat melaut untuk memancing menggunakan longboat pada Selasa 21 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 Wita menuju sebuah rumpon di Teluk Pasarwajo.
Kemudian sekitar pukul 21.00 Wita, seorang nelayan bernama La Dobo datang ke rumpon yang sama untuk memancing. Namun, ia tidak menemukan korban. Di lokasi hanya ditemukan sejumlah barang milik korban berupa alat pancing, senter, dan celana.
Merasa ada yang tidak beres, La Dobo segera menghubungi keluarga korban. Pencarian awal yang dilakukan keluarga hanya berhasil menemukan longboat milik korban dalam kondisi hanyut di sekitar pesisir Pantai Wakoko.
Selama operasi pencarian, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 3 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter berdasarkan data BMKG.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan, pencarian dilakukan hingga pukul 16.55 Wita. Namun, seluruh upaya yang dilakukan tim belum membuahkan hasil sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu 26 Juli 2026 pukul 07.00 Wita.
Amiruddin A.S menyebutkan, operasi SAR melibatkan personel KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton, Polres Buton, Polair Buton, Koramil, TNI AL Baubau, Babinsa, aparat desa, masyarakat setempat, serta keluarga korban. Tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, rubber boat, longboat, AquaEye, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
"Operasi SAR hari keempat dihentikan sementara karena hasil pencarian masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi," katanya dalam keterangan tertulisnya di group Basarnas Press Release, Sabtu 25 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....