Belum Ditemukan, Pencarian Korban Jatuh Laut Buton Selatan Resmi Ditutup

  • 25 Jul 2026 16:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari-Memasuki hari ketujuh pencarian, Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap seorang anak yang diduga terjatuh dari kapal di perairan Lande, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dihentikan.

Korban diketahui bernama Marifah (14), seorang waega asal Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Berdasarkan kronologi, peristiwa terjadi pada Sabtu tanggal 18 Juli 2026. Sekitar jam 20.00 Wita korban selesai mengambil umpan di bagan dan diminta salah seorang anak buah kapal (ABK) untuk beristirahat di dalam kamar. Namun sekitar 30 menit kemudian korban terlihat berada di haluan kapal. Pada jam pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat lagi dan diduga terjatuh ke laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan, hingga pukul 15.00 Wita, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban meski pencarian telah dilakukan secara maksimal.

Amiruddin A.S menyebutkan, selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan unsur KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rubber boat, kapal fiber, AquaEye, kendaraan rescue, peralatan evakuasi, peralatan medis, dan perlengkapan komunikasi.

"Karena operasi SAR telah memasuki hari ketujuh dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Amiruddin dalam keterangan tertulisnya di group Basarnas Press Release, Sabtu 25 Juli 2026.

Sebagai informasi, berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca saat operasi penutupan berlangsung cerah berawan dengan kecepatan angin 13,7 kilometer per jam dari arah timur dan tinggi gelombang mencapai 1,3 meter.

⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....