Lima Hari Hilang di Laut, Pencarian Remaja Baubau di Perairan Lande Masih Nihil

  • 23 Jul 2026 19:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Buton Selatan - Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang diduga terjatuh ke laut di sekitar perairan Lande, Kabupaten Buton Selatan.

Pencarian yang telah memasuki hari ke-5 pada Kamis, 23 Juli 2026 tersebut hingga pukul 17.10 Wita masih memberikan hasil nihil.

Informasi perkembangan operasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) BASARNAS Kendari, Amiruddin A.S.

"Hingga memasuki pukul 17.10 Wita pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan hasil nihil, Ops SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 07.00 Wita," ujar Amiruddin A.S.

Korban teridentifikasi bernama Marifah (14), seorang remaja laki-laki warga Pimpi, Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Proses penyisiran di laut dilakukan di tengah kondisi cuaca cerah berawan.

Berdasarkan data dari BMKG, kecepatan angin di perairan setempat bertiup dari arah timur sekitar 13,7 km/jam dengan tinggi gelombang mencapai 1,3 meter.

Peristiwa naas tersebut bermula pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 Wita.

Setelah mengambil umpan di area bagan, salah seorang anak buah kapal (ABK) sempat meminta korban untuk beristirahat di dalam kamar.

Berselang setengah jam kemudian, ABK lainnya masih melihat korban berdiri di area haluan kapal.

Namun pada pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat lagi di posisinya dan diduga kuat terjatuh ke dalam laut.

Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR gabungan menerjunkan personil yang terdiri atas SMC & Staf SMC, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, Tim Penyelam, Babinsa, serta didampingi pihak keluarga korban.

Sejumlah alat utama dan sarana pendukung turut dikerahkan ke lokasi, antara lain kendaraan operasional penyelamat (rescue car), perahu karet (rubber boat), kapal fiber, serta alat pendeteksi bawah air (aquaeye).

Selain itu, tim di lapangan juga dilengkapi dengan peralatan SAR evakuasi, medis, alat komunikasi, serta sarana pendukung keselamatan pelayaran lainnya demi memaksimalkan pencarian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....